Jasa Marga Siagakan 27 Gardu di GT Kalikangkung Antisipasi Lonjakan Arus Mudik Lebaran 2026
Jasa Marga menyiagakan 27 gardu dan personel di Gerbang Tol Kalikangkung untuk menghadapi lonjakan arus mudik Lebaran 2026 demi kelancaran dan keselamatan pemudik.

HALLONEWS.ID – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) memastikan kesiapan operasional di Gerbang Tol Kalikangkung menjelang arus mudik Idulfitri 1447H/2026. Gerbang ini menjadi simpul krusial arus kendaraan dari barat ke timur Pulau Jawa periode mudik lebaran.
Vice President Corporate Secretary & Legal JTT Ria Marlinda Paallo mengatakan GT Kalikangkung memiliki peran sentral sebagai penghubung kendaraan dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah, DI Yogyakarta hingga Jawa Timur.
“GT Kalikangkung merupakan salah satu simpul terpenting dalam jaringan Trans Jawa saat Idulfitri. Kami memastikan kapasitas layanan transaksi dalam kondisi optimal, baik di gerbang utama maupun gerbang satelit,” kata Ria, Rabu (25/2/2026).
Secara teknis, di gerbang utama tersedia 8 gardu Exit dan 5 gardu Entrance yang seluruhnya siap beroperasi. Sementara pada akses Oblique Approach Booth (OAB) disiapkan tambahan 10 gardu Exit dan 4 gardu Entrance untuk mengurai kepadatan puncak arus mudik maupun arus balik.
Total 27 gardu transaksi tersebut disiagakan untuk mengakomodasi lonjakan volume kendaraan yang diprediksi meningkat signifikan dibanding hari normal.
Tak hanya itu, JTT juga menyiapkan skema contingency plan berupa penambahan personel transaksi dan pengaturan antrean kendaraan secara dinamis menyesuaikan kondisi di lapangan.
Koordinasi dilakukan intensif bersama Kepolisian dan Kementerian Perhubungan untuk memastikan rekayasa lalu lintas bisa diterapkan cepat dan terintegrasi.
Dari sisi keselamatan, penataan jalur antrean, pemasangan rambu dan traffic cone, pengamanan area gerbang, hingga pemantauan kondisi perkerasan jalan dilakukan secara berkala guna menjaga kelancaran perjalanan pemudik.
“Momentum Idulfitri memiliki makna emosional bagi masyarakat. Kami ingin memastikan perjalanan mudik berlangsung aman, nyaman, dan lancar,” ucapnya.
JTT mengimbau pengguna jalan memastikan saldo uang elektronik mencukupi sebelum masuk tol, merencanakan waktu perjalanan, menjaga kondisi kendaraan, serta mematuhi arahan petugas di lapangan.
Sebagai operator jaringan Tol Trans Jawa, JTT menegaskan komitmennya menjaga keandalan infrastruktur dan kualitas layanan selama periode arus mudik dan balik Lebaran 2026, demi mendukung mobilitas jutaan masyarakat dari barat hingga timur Pulau Jawa. (dul)
