Hingga Malam Ini, 1,7 Juta Pemudik Kembali ke Jabodetabek via Tol Jasa Marga

Jasa Marga mencatat sebanyak 1,7 juta kendaraan kembali ke Jabodetabek melalui arah Timur, Barat dan Selatan. Puncak mudk masih berlangsung hingga malam ini.

Selasa, 24 Maret 2026 - 22:45 WIB
Hingga Malam Ini, 1,7 Juta Pemudik Kembali ke Jabodetabek via Tol Jasa Marga
Ribuan kendaraan balik ke Jakarta via tol Jasa Marga usai berlebaran di kampung halaman. Foto/ Jasa Marga for Hallonews

HALLONEWS.ID – Sebanyak 1,7 juta kendaraan pemudik tercatat sudah kembali ke wilayah Jabodetabek. Angka tersebut berdasarkan periode H-10 hingga H+2 Lebaran Idulfitri 2026 atau 11-23 Maret 2026.

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono, mengatakan angka tersebut mencapai lebih dari separuh total proyeksi arus balik tahun ini yang diperkirakan menyentuh 3,39 juta kendaraan hingga akhir Maret.

“Volume kendaraan yang kembali ke Jabotabek sudah mencapai 50 persen lebih dari total proyeksi. Kami melihat tren peningkatan ini akan terus berlanjut,” kata Rivan dalam keterangan resminya, Selasa (24/3/2026).

Arus Balik Didominasi dari Arah Timur

Data Jasa Marga menunjukkan, arus kendaraan yang kembali ke Jabotabek paling banyak berasal dari arah timur, yakni Trans Jawa dan Bandung, dengan kontribusi sekitar 40,9 persen atau 696 ribu kendaraan.

Sementara dari arah barat (Merak) tercatat 568 ribu kendaraan (33,4%). Sedangkan dari arah selatan (Puncak) sebanyak 437 ribu kendaraan (25,7%).

Meski tinggi, volume lalu lintas dari ketiga arah tersebut masih berada di bawah kondisi normal harian, dengan penurunan berkisar antara 4,9 hingga 15,2 persen.

Rivan memaparkan, peningkatan arus balik mulai terasa pada H+2 Lebaran, tepatnya Senin (23/3). Pada hari tersebut, sebanyak 225 ribu kendaraan tercatat masuk ke Jabotabek melalui empat gerbang tol utama.

Sehingga kendaraan melonjak 73,7 persen dibandingkan lalu lintas normal. Lonjakan paling signifikan terjadi di Gerbang Tol Cikampek Utama, yang mengalami kenaikan hampir tiga kali lipat dari kondisi normal.

Jasa Marga memperkirakan puncak arus balik mulai terjadi pada Selasa (24/3) malam ini dan dilanjut pada akhir pekan tanggal 28 dan 29 Maret 2026. “One Way Nasional masih berlangsung hingga malam ini,” ungkapnya.

Menghadapi lonjakan ini, Jasa Marga mengaku telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi, mulai dari optimalisasi gardu tol, kesiapan armada layanan, hingga rekayasa lalu lintas yang akan diberlakukan secara situasional bekerja sama dengan pihak kepolisian.

Selain itu, jalur fungsional juga disiapkan untuk membantu distribusi kendaraan agar tidak menumpuk di titik tertentu.

Pengguna jalan diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan matang, memastikan kondisi kendaraan dan fisik pengemudi tetap prima, serta mematuhi arahan petugas di lapangan.

Bagi masyarakat yang memiliki fleksibilitas waktu, Jasa Marga menyarankan untuk memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada 25–27 Maret guna menghindari kepadatan saat puncak arus balik.

Tak hanya itu, diskon tarif tol sebesar 30 persen juga diberlakukan pada 26–27 Maret 2026 di sejumlah ruas tol tertentu untuk mendorong pemerataan arus lalu lintas.

“Dengan perencanaan yang baik dan kolaborasi semua pihak, kami berharap arus balik tahun ini dapat berjalan aman, lancar, dan nyaman,” imbuhnya.

Masyarakat dapat memantau informasi lalu lintas terkini melalui aplikasi Travoy, call center 133, serta kanal media sosial resmi Jasa Marga. (dul)