Waspada Jelang Piala Dunia 2026, Polri Ungkap Modus Penipuan Tiket Nobar dan Judi Bola Online

Polri mengingatkan masyarakat mewaspadai penipuan tiket nobar hingga judi bola online menjelang Piala Dunia 2026. Hotline 110 disiapkan untuk pengaduan cepat.

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:09 WIB
Waspada Jelang Piala Dunia 2026, Polri Ungkap Modus Penipuan Tiket Nobar dan Judi Bola Online
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko. Dok Hallonews

HALLONEWS.ID – Menjelang bergulirnya ajang Piala Dunia 2026, Polri mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap berbagai modus kejahatan yang diprediksi meningkat selama perhelatan berlangsung, mulai dari penipuan tiket nonton bareng (nobar) hingga praktik judi bola online.

Peringatan tersebut disampaikan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (8/5/2026).

Ia menegaskan masyarakat harus lebih berhati-hati terhadap tawaran tiket nobar ilegal maupun akun palsu yang mengatasnamakan penyelenggara resmi.

Menurutnya, antusiasme masyarakat terhadap pesta sepak bola dunia sering dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan digital maupun transaksi fiktif.

“Jika menemukan indikasi penipuan, masyarakat segera melapor melalui hotline 110 agar dapat segera ditindaklanjuti,” ujar Trunoyudo.

Polri juga tengah menyiapkan sistem pengawasan terpadu bersama TVRI guna memastikan kegiatan nobar berlangsung aman dan tertib.

Seluruh penyelenggara resmi nantinya akan didata sehingga memudahkan proses pengawasan di berbagai daerah.

Selain itu, Polri turut menyoroti potensi meningkatnya aktivitas judi bola online selama turnamen berlangsung. Praktik ilegal tersebut dinilai tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga berpotensi memicu tindak kriminal lainnya.

“Masyarakat diimbau tidak tergiur judi bola karena risikonya besar dan dapat merugikan diri sendiri maupun keluarga,” katanya.

Polri mengajak masyarakat menikmati kemeriahan pertandingan dengan semangat sportivitas serta tetap menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Fanatisme berlebihan juga diminta tidak memicu konflik maupun gangguan kamtibmas.

Sebagai informasi, Piala Dunia 2026 akan digelar di tiga negara tuan rumah, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pada Juni hingga Juli 2026.

TVRI disebut akan menggelar nonton bareng di berbagai daerah di Indonesia agar masyarakat dapat menikmati pertandingan secara bersama-sama. (min)