Jakarta Kota Teraman Kedua ASEAN, Pramono Soroti Peran Toleransi dan Kebersamaan
Gubernur Jakarta Pramono Anung menegaskan toleransi, solidaritas sosial, dan gerakan pilah sampah menjadi kunci menjaga Jakarta tetap aman, nyaman, dan inklusif.

HALLONEWS.ID – Gubernur Provinsi Jakarta Pramono Anung mengajak Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) dan seluruh elemen masyarakat memperkuat gerakan pilah sampah serta menjaga toleransi demi mewujudkan Jakarta yang aman, nyaman, dan inklusif.
“Kegiatan seperti ini penting sebagai bentuk partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan. Gerakan penanaman pohon dan gaya hidup ramah lingkungan menjadi langkah sederhana, tetapi bermakna dalam merawat bumi,” ujar Pramono pada Minggu (10/5/2026).
Dalam kesempatan itu, Pramono menyebut Jakarta kini menjadi kota teraman kedua di ASEAN setelah Singapura.
Menurutnya, capaian tersebut tidak lepas dari kontribusi seluruh elemen masyarakat, termasuk Keuskupan Agung Jakarta, dalam menjaga toleransi dan keharmonisan sosial.
“Jakarta kini menjadi kota teraman kedua setelah Singapura. Hal itu tidak terlepas dari kontribusi seluruh elemen masyarakat termasuk Keuskupan Agung Jakarta,” katanya.
Pramono juga mengajak masyarakat terus memperkuat solidaritas sosial dan menjaga keberagaman di tengah kehidupan perkotaan yang majemuk.
Ia menilai semangat kebersamaan antarumat beragama menjadi modal penting agar Jakarta tetap kondusif dan nyaman bagi seluruh warga.
Selain soal toleransi, Pramono meminta dukungan KAJ dalam mendorong gerakan pilah sampah di Jakarta.
Ia menegaskan, pengelolaan sampah yang lebih baik akan memberikan dampak langsung terhadap kebersihan lingkungan serta kualitas hidup masyarakat.
“Perubahan besar dapat dimulai dari langkah sederhana, termasuk membiasakan memilah sampah dari rumah tangga masing-masing,” pungkasnya. (fer)
