Ragunan Diserbu Ribuan Pengunjung, Libur Panjang Diprediksi Tembus 120 Ribu Orang
Taman Margasatwa Ragunan dipadati ribuan pengunjung saat libur panjang Kenaikan Yesus Kristus. Total kunjungan diprediksi tembus 120 ribu orang dalam empat hari.

HALLONEWS.ID – Taman Margasatwa Ragunan Jakarta Selatan mulai dipadati ribuan pengunjung pada libur panjang pekan ini.
Kawasan wisata favorit warga ibu kota itu diprediksi diserbu hingga 120 ribu orang selama empat hari masa liburan.
Kepala Humas Taman Margasatwa Ragunan, Wahyudi Bambang mengatakan, pada hari pertama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus, jumlah pengunjung hingga siang hari telah mencapai 32.296 orang.
“Kalau diambil rata-rata sekitar 30 ribu orang per hari, maka dalam empat hari ke depan estimasinya bisa mencapai 120 ribu lebih pengunjung. Siang ini saja sudah lebih dari 30 ribu orang,” ujarnya, Kamis (14/5/2026).
Lonjakan ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi untuk menghabiskan waktu libur bersama keluarga di ruang terbuka hijau yang menjadi ikon wisata Jakarta tersebut.
Menurut Bambang, angka kunjungan saat libur panjang meningkat drastis dibanding hari normal yang biasanya hanya berkisar 3.000 hingga 5.000 orang per hari.
Bahkan sehari sebelumnya, Rabu (13/5/2026), jumlah pengunjung sudah mulai menanjak hingga 7.136 orang seiring dimulainya masa libur.
Pengunjung pada Kamis didominasi kalangan dewasa sebanyak 24.442 orang, sementara anak-anak tercatat 7.854 orang.
Tak hanya pejalan kaki, kendaraan yang masuk ke kawasan Ragunan juga meningkat tajam.
“Untuk kendaraan yang masuk hingga siang tadi, paling banyak roda dua, yakni sebanyak 4.084 unit,” jelas Bambang.
Padatnya kendaraan roda dua menandakan Ragunan masih menjadi destinasi favorit yang mudah dijangkau masyarakat dari berbagai wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Pihak pengelola memprediksi jumlah pengunjung masih akan terus bertambah hingga sore hari.
Bahkan, total kunjungan pada hari pertama libur panjang berpotensi menembus lebih dari 40 ribu orang.
Di tengah cuaca panas yang cukup menyengat, pengelola mengingatkan pengunjung untuk menjaga kondisi tubuh selama berada di area wisata.
“Kami mengimbau para pengunjung untuk tetap menjaga kesehatan dan mencukupi kebutuhan air minum di tengah cuaca ekstrem,” ucapnya. (fer)
