Ditjenpas Ungkap Kronologi Lengkap Kematian Warga Binaan, Hasil Awal Tak Ditemukan Kekerasan

Ditjenpas memastikan penanganan meninggalnya warga binaan di Lapas Palangka Raya berlangsung cepat, transparan, dan sesuai SOP. Hasil otopsi sementara tidak menemukan tanda kekerasan.

Senin, 1 Juni 2026 - 23:00 WIB
Ditjenpas Ungkap Kronologi Lengkap Kematian Warga Binaan, Hasil Awal Tak Ditemukan Kekerasan
Transparansi Jadi Prioritas, Ditjenpas Ungkap Fakta Kematian Warga Binaan. (Foto: Ditjenpas for Hallonews)

HALLONEWS.ID – Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemen Imipas) menegaskan komitmennya terhadap prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam menangani meninggalnya seorang warga binaan di Lapas Kelas IIA Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Juru Bicara Ditjenpas, Rika Aprianti, menjelaskan bahwa seluruh tahapan penanganan dilakukan secara cepat sejak petugas menemukan kondisi darurat di dalam kamar hunian warga binaan pada Sabtu malam.

“Setelah pemeriksaan lanjutan menunjukkan warga binaan tidak memberikan respons, petugas segera berkoordinasi dengan tenaga kesehatan dan pimpinan lapas,” ujarnya pada Senin (1/6/2026).

Menurutnya, tidak lama berselang, jajaran Lapas berkoordinasi dengan kepolisian setempat dan tim identifikasi forensik guna memastikan setiap langkah berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Jenazah kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Palangka Raya untuk menjalani autopsi,” kata Rika.

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara tim forensik, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik.

“Dugaan awal penyebab kematian mengarah pada gangguan jantung, meski hasil final masih menunggu pemeriksaan laboratorium forensik,” jelasnya.

Lanjutnya, kata Rika, Ditjenpas juga memastikan komunikasi dengan keluarga dilakukan secara terbuka hingga proses penyerahan jenazah berlangsung aman dan lancar.

“Langkah itu menjadi komitmen jajaran pemasyarakatan dalam menghadirkan pelayanan yang profesional, humanis, dan transparan kepada masyarakat,” pungkasnya. (fer)