Lantik 1.564 Anggota BPD, Plt Bupati Bekasi Asep: Utamakan Kepentingan Warga
Plt Bupati Bekasi melantik 1.564 anggota BPD periode 2026-2034 dan menegaskan peran mereka sebagai penjaga demokrasi desa serta penyalur aspirasi masyarakat.

HALLONEWS.ID – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja melantik dan mengambil sumpah jabatan 1.564 anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) masa bakti 2026-2034 di Gedung Swatantra Wibawamukti, Kabupaten Bekasi, Rabu (22/7/2026).
Dalam arahannya, Asep menegaskan pelantikan tersebut bukan sekadar agenda seremonial. Namun, anggota BPD yang baru dilantik memikul tanggung jawab untuk menjaga demokrasi di tingkat desa, menyalurkan aspirasi masyarakat, sekaligus mengawasi jalannya pemerintahan desa.
“Atas nama Pemkab Bekasi, saya mengucapkan selamat kepada seluruh anggota BPD yang hari ini dilantik. Semoga amanah yang diberikan masyarakat dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan semangat pengabdian demi terwujudnya desa yang semakin maju dan masyarakat yang semakin sejahtera,” kata Asep.
Ia mengatakan masyarakat menaruh harapan besar kepada anggota BPD sebagai representasi warga di tingkat desa. Karena itu, setiap keputusan yang diambil harus berpijak pada kepentingan masyarakat, bukan kepentingan pribadi maupun kelompok.
Menurut Asep, BPD memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah desa dalam membangun tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan partisipatif. Peran tersebut dinilai penting untuk memastikan pembangunan desa berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Ia pun meminta seluruh anggota BPD menjalankan tugas secara profesional dengan tetap menjunjung tinggi integritas.
Selain itu, hubungan kerja yang harmonis dengan kepala desa, perangkat desa, lembaga kemasyarakatan, hingga unsur masyarakat dinilai menjadi kunci dalam menciptakan pemerintahan desa yang efektif.
Asep mengingatkan bahwa perbedaan pandangan dalam proses demokrasi merupakan hal yang wajar. Namun, setelah seluruh tahapan selesai, semua pihak harus kembali bersatu untuk membangun desa.
“Perbedaan pandangan dalam demokrasi adalah hal yang biasa. Setelah proses selesai, saatnya bergotong royong membangun desa. Kedepankan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan dan utamakan kepentingan masyarakat dalam setiap keputusan,” ujarnya.
Asep juga menyampaikan apresiasi kepada panitia pengisian anggota BPD, pemerintah desa, pemerintah kecamatan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), serta jajaran TNI dan Polri yang telah mengawal seluruh tahapan sehingga berlangsung aman dan tertib.
Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Bekasi akan terus mendorong penguatan pemerintahan desa sebagai bagian dari upaya mempercepat pembangunan daerah.
Menurutnya, desa yang maju dan mandiri hanya dapat terwujud melalui kolaborasi seluruh elemen, termasuk BPD sebagai penyalur aspirasi masyarakat.
Asep berharap para anggota BPD yang baru dilantik mampu menjalankan amanah dengan jujur, adil, dan penuh dedikasi, sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah desa.
“Saya optimistis dengan komitmen, integritas, dan kolaborasi yang kuat, desa-desa di Kabupaten Bekasi akan semakin maju. Dari desa yang kuat, kita membangun Kabupaten Bekasi yang bangkit, maju, dan sejahtera,” tutupnya. (adv)
