Asrama Haji Grand El Hajj Cipondoh Resmi Beroperasi, Jemaah Haji Banten Kini Berangkat Lebih Dekat dan Nyaman
Asrama Haji Grand El Hajj di Cipondoh, Kota Tangerang resmi melayani keberangkatan haji 2026. Jemaah Banten kini lebih mudah, dekat, dan nyaman menuju Tanah Suci.

HALLONEWS.ID – Mimpi panjang masyarakat Banten, khususnya wilayah Tangerang Raya, akhirnya menjadi kenyataan.
Asrama Haji Grand El Hajj yang berlokasi di Cipondoh, Kota Tangerang, kini resmi difungsikan sebagai pusat pelayanan keberangkatan dan pemulangan jemaah haji. Peresmian ini menjadi tonggak sejarah baru dalam pelayanan ibadah haji di Provinsi Banten.
Jemaah tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh menuju Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, melainkan cukup berangkat dari wilayah sendiri yang lokasinya sangat dekat dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Langkah ini sekaligus menjadi upaya nyata pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan haji yang lebih efisien, manusiawi, dan ramah bagi seluruh jemaah, terutama kelompok lanjut usia (lansia).
Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menyampaikan rasa syukur atas beroperasinya fasilitas tersebut. Menurutnya, kehadiran asrama haji di Cipondoh memberikan kemudahan signifikan bagi masyarakat.

Foto: Sumber Ginting/Hallonews.Id
“Alhamdulillah, ini menjadi momentum membahagiakan. Dengan hadirnya Asrama Haji Grand El Hajj, jemaah tidak perlu lagi ke Pondok Gede. Pelayanan menjadi lebih dekat, mudah, dan nyaman,” ujarnya saat mendampingi Gubernur Banten dalam acara pelepasan jemaah di Masjid Raya Al-Azhom, Selasa (21/04/2026).
Selain mempermudah akses, keberadaan asrama haji ini juga dinilai mampu menghemat waktu dan energi jemaah, khususnya bagi mereka yang memiliki keterbatasan fisik.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Banten, Andra Soni, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus menyempurnakan fasilitas tersebut agar semakin optimal ke depannya.
“Fasilitas ini sudah mulai difungsikan. Meskipun belum maksimal, ke depan akan terus kami lengkapi bersama pemerintah pusat dan daerah agar manfaatnya semakin besar bagi masyarakat,” jelasnya.
Tak hanya soal lokasi, peningkatan layanan juga diperkuat dengan penerapan sistem fast track keimigrasian.

Foto: Sumber Ginting/Hallonews.Id
Inovasi ini memungkinkan jemaah menyelesaikan proses imigrasi lebih cepat sebelum tiba di Arab Saudi. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Banten, Samsudin, menjelaskan bahwa fasilitas ini bertujuan mengurangi kelelahan jemaah akibat antrean panjang.
“Jemaah difasilitasi dengan fast track, sehingga proses imigrasi lebih singkat dan setibanya di Arab Saudi dapat langsung melanjutkan rangkaian ibadah,” ungkapnya.
Berdasarkan data, sebanyak 9.192 jemaah haji asal Banten akan diberangkatkan pada musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Mereka terbagi dalam 24 kelompok terbang (kloter), dengan 1.567 jemaah berasal dari Kota Tangerang.
Pemerintah juga memberikan perhatian khusus kepada 80 jemaah berisiko tinggi, termasuk lansia dan mereka dengan kondisi kesehatan tertentu. Tercatat, jemaah tertua berusia 82 tahun, sementara yang termuda berusia 13 tahun.
Dengan fasilitas yang semakin dekat dari tempat tinggal, diharapkan para jemaah dapat memulai perjalanan ibadah dengan lebih tenang, nyaman, dan khusyuk.
Kehadiran Asrama Haji Grand El Hajj pun menjadi simbol peningkatan kualitas layanan haji sekaligus kebanggaan baru bagi masyarakat Banten. (gin)
