Dedie Rachim Soroti Armada Damkar Bogor yang Menua, Pemkot Siapkan Pengadaan Unit Baru
Wali Kota Bogor Dedie Rachim menyoroti kondisi armada Damkar yang menua dan tak layak operasi, serta menyiapkan pengadaan unit baru.

HALLONEWS.ID – Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, menyoroti kondisi armada Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bogor yang mulai menua dan tidak lagi optimal untuk operasional.
Hal tersebut disampaikannya saat melakukan peninjauan di kawasan Yasmin, Kecamatan Bogor Barat, Senin (20/4/2026) pagi.
Dalam kegiatan tersebut, Dedie Rachim terlebih dahulu memimpin apel di lokasi calon Kantor Damkar Sektor Yasmin sebelum meninjau langsung kondisi armada yang digunakan petugas di lapangan.
Dari hasil peninjauan, sejumlah unit mobil pemadam terlihat mengalami penurunan kualitas fisik. Beberapa kendaraan menunjukkan tanda-tanda kerusakan seperti bodi berkarat, cat memudar, hingga komponen penting seperti saluran air yang sudah terkorosi.
Menurut Dedie, kondisi tersebut berpotensi menghambat kinerja petugas, terutama dalam situasi darurat yang menuntut kecepatan dan kesiapan peralatan.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bogor akan mengusulkan pengadaan armada baru, termasuk mobil pemadam dan unit penyelamatan (rescue), guna meningkatkan kesiapsiagaan layanan.
Selain faktor usia kendaraan, minimnya pembaruan armada dalam beberapa tahun terakhir menjadi penyebab utama menurunnya performa kendaraan operasional Damkar. Sejumlah unit bahkan diduga telah melewati masa pakai ideal.
Pemerintah Kota Bogor menyadari bahwa peremajaan armada merupakan kebutuhan mendesak, mengingat peran Damkar sangat vital dalam penanganan kebakaran maupun situasi darurat lainnya.
Namun demikian, keterbatasan anggaran masih menjadi tantangan dalam merealisasikan rencana tersebut.
Selain armada, kondisi infrastruktur pendukung juga menjadi perhatian. Dalam peninjauan tersebut, ditemukan bahwa fasilitas kantor sektor Damkar turut mengalami kerusakan dan membutuhkan pembenahan.
Dengan kondisi saat ini, Pemkot Bogor menilai pembaruan armada dan perbaikan fasilitas menjadi langkah penting untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap optimal serta respons terhadap keadaan darurat tidak terganggu. (opy)
