Dharmasanti Umat Buddha Jadi Ajang Perkuat Persaudaraan di Kota Bogor

Dharmasanti Umat Buddha Kota Bogor 2026 mengusung tema "Menebar Cinta, Menumbuhkan Perdamaian Dunia". Wali Kota Bogor Dedie Rachim mengajak masyarakat memperkuat toleransi dan kerukunan.

Senin, 8 Juni 2026 - 10:30 WIB
Dharmasanti Umat Buddha Jadi Ajang Perkuat Persaudaraan di Kota Bogor
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim saat menghadiri Dharmasanti Umat Buddha Kota Bogor di Puri Begawan, Jalan Pajajaran, Kota Bogor, Minggu (7/6/2026). Foto: Pemkot Bogor for Hallonews

HALLONEWS.ID – Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menyebut Dharmasanti Umat Buddha Kota Bogor dalam rangka peringatan Waisak 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat kebersamaan, toleransi, dan kerukunan dalam kehidupan bermasyarakat.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Dharmasanti Umat Buddha Kota Bogor di Puri Begawan, Jalan Pajajaran, Kota Bogor, Minggu (7/6/2026).

Dharmasanti tahun ini mengusung tema “Menebar Cinta, Menumbuhkan Perdamaian Dunia”.

Menurut Dedie, tema tersebut memiliki makna yang mendalam dan sangat relevan dengan kondisi saat ini.

Dia mengatakan, perdamaian dunia berawal dari kedamaian dalam diri sendiri, kemudian tumbuh dalam keluarga, masyarakat, hingga terwujud dalam hubungan yang harmonis antarumat beragama dan antarkelompok masyarakat.

Mewakili Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Dedie menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, tokoh agama, dan umat Buddha yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut dengan baik.

“Kota Bogor merupakan rumah bagi masyarakat dari berbagai suku, agama, budaya, dan latar belakang. Keberagaman ini adalah kekuatan yang harus terus kita jaga melalui sikap saling menghormati, saling memahami, serta semangat gotong royong,” ujarnya.

Menurut Dedie, keberagaman yang terpelihara dengan baik akan menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan Kota Bogor melalui kolaborasi dan sinergi seluruh elemen masyarakat.

Ia juga menegaskan bahwa umat Buddha telah menjadi bagian dari perjalanan panjang sejarah Kota Bogor dan turut memberikan kontribusi dalam perkembangan kota sejak ratusan tahun lalu.

“Saya merasa bangga karena kegiatan Dharmasanti tahun ini melibatkan banyak generasi muda umat Buddha. Hal ini menunjukkan bahwa nilai-nilai cinta kasih, toleransi, persaudaraan, dan kebangsaan terus diwariskan kepada generasi penerus sebagai modal penting dalam menjaga persatuan dan keharmonisan masyarakat,” kata Dedie.

Selain memberikan apresiasi, Dedie menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bogor untuk terus mendukung penguatan moderasi beragama, kerukunan umat beragama, serta kehidupan sosial yang inklusif dan harmonis.

Menurutnya, kemajuan sebuah kota tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kuatnya persatuan, toleransi, dan solidaritas sosial masyarakat.

Dedie juga mendorong umat Buddha, khususnya generasi muda, untuk tampil dan menunjukkan jati diri serta nilai-nilai Buddhis yang mampu memberikan kontribusi positif dalam menghadapi berbagai tantangan global.

“Untuk itu, saya mengajak seluruh masyarakat Kota Bogor untuk terus menumbuhkan nilai-nilai cinta kasih, kepedulian sosial, toleransi, dan gotong royong dalam kehidupan sehari-hari. Dengan semangat tersebut, kita dapat bersama-sama mewujudkan Kota Bogor yang damai, sejahtera, dan nyaman bagi seluruh warganya,” ungkapnya.

Di akhir sambutannya, Dedie berharap kegiatan Dharmasanti dapat membawa manfaat yang besar, mempererat persaudaraan, serta semakin memperkuat kerukunan dan kedamaian, baik di Kota Bogor maupun di Indonesia.

Versi ini sudah lebih ringkas, mengurangi pengulangan kata, dan mengikuti gaya penulisan berita yang lebih formal. (opy)