Dirjenpas Pastikan Kesiapan Lapas dan Rutan Jelang Nyepi dan Idul Fitri 2026

Dirjenpas pastikan seluruh lapas dan rutan beserta jajaran siap, baik dari sisi pelayanan maupun pengamanan, agar tetap kondusif selama perayaan hari raya dan Nyepi.

Rabu, 18 Maret 2026 - 16:00 WIB
Dirjenpas Pastikan Kesiapan Lapas dan Rutan Jelang Nyepi dan Idul Fitri 2026
Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, melakukan peninjauan langsung kesiapan lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan (rutan) di wilayah Jakarta, Rabu (18/3/2026). Foto Ditjenpas for hallonews.id

HALLONEWS.ID – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan
Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, melakukan peninjauan langsung kesiapan lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan (rutan) di wilayah Jakarta menjelang dua hari besar keagamaan, yakni Hari Raya Nyepi dan Hari Raya Idul Fitri 2026, Rabu (18/3).

Sejumlah satuan kerja yang dikunjungi antara lain Lapas Kelas I Cipinang, Lapas Narkotika Jakarta, Rutan Cipinang, Lapas Perempuan Jakarta, dan Rutan Perempuan Jakarta.

“Saya ingin memastikan seluruh lapas dan rutan beserta jajaran siap, baik dari sisi pelayanan maupun pengamanan, agar tetap kondusif selama perayaan hari raya,” ujar Mashudi.

Ia menegaskan, momen hari raya khususnya Idul Fitri selalu diiringi peningkatan signifikan jumlah pengunjung yang ingin bertemu dengan narapidana, tahanan, maupun anak binaan.

“Lonjakan pengunjung bisa meningkat hingga ratusan persen. Karena itu, pelaksanaan SOP kunjungan harus berjalan optimal, sehingga pelayanan tetap maksimal tanpa mengabaikan aspek pembinaan serta keamanan dan ketertiban,” jelasnya.

DIRJENDPAS1
Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, melakukan peninjauan langsung kesiapan lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan (rutan) di wilayah Jakarta, Rabu (18/3/2026). Foto Ditjenpas for hallonews.id

Mashudi memastikan seluruh petugas pemasyarakatan akan bekerja secara maksimal dalam menghadapi kondisi tersebut.

Selain itu, ia menyampaikan bahwa pada hari pertama Idul Fitri, pemerintah akan memberikan remisi khusus kepada warga binaan yang memenuhi syarat.

Hal ini diharapkan menjadi bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi mereka untuk terus mengikuti program pembinaan dengan baik.

“Remisi bukan sekadar pengurangan masa pidana, tetapi juga bentuk penghargaan atas perubahan perilaku. Harapannya, warga binaan dapat kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan produktif,” ungkapnya.

Terkait pengamanan selama masa kunjungan hari raya, Mashudi telah menginstruksikan seluruh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas, Kepala Lapas, dan Kepala Rutan untuk memperkuat koordinasi dengan TNI, Polri, serta pihak terkait lainnya.

“Koordinasi lintas sektor sangat penting untuk memastikan seluruh layanan berjalan baik, sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban, baik di dalam lapas dan rutan maupun di lingkungan masyarakat,” tutup Mashudi. (gin)