Dugaan Transaksi Narkoba di Tempat Hiburan, Wali Kota Iin Janji Telusuri Perizinan

Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah berjanji akan mendalami izin Karaoke B-Fashion usai penggerebekan dugaan narkoba.

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:43 WIB
Dugaan Transaksi Narkoba di Tempat Hiburan, Wali Kota Iin Janji Telusuri Perizinan
Wali Kota Administrasi Jakarta Barat Iin Mutmainnah. (Diskominfotik for Hallonews.)

HALLONEWS.ID – Wali Kota Administrasi Jakarta Barat Iin Mutmainnah menegaskan pihaknya akan mendalami legalitas izin operasional Karaoke B-Fashion setelah lokasi tersebut digerebek terkait dugaan transaksi dan penyalahgunaan narkoba.

Penggerebekan itu dilakukan di kawasan Grogol Petamburan dan disebut berujung pada penangkapan sejumlah pengunjung yang diduga terlibat.

“Ya, kami komunikasikan ke Sudin Parekraf untuk mengecek izinnya dan mendalami semuanya,” ujar Iin dikonfirmasi Kamis (14/5/2026).

Langkah itu diambil sebagai bentuk respons cepat pemerintah daerah terhadap dugaan pelanggaran hukum di tempat hiburan malam yang menimbulkan keresahan publik.

Sebelumnya, Kepala Seksi Industri Pariwisata Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta Barat, Gun Gun Mujiantara membenarkan adanya penggerebekan di lokasi tersebut.

Namun, berdasarkan keterangan manajemen, narkoba yang ditemukan disebut bukan berasal dari pihak pengelola.

“Iya benar ada penggerebekan. Dari pihak manajemen meyakinkan bahwa barang itu bukan dari mereka dan tidak ada keterlibatan,” katanya.

Menurut Gun Gun, barang terlarang itu diduga dibawa tamu dari luar. Ia juga mengaku terkejut lantaran pada hari yang sama tempat hiburan tersebut disebut sedang merayakan hari jadi.

“Saya juga kaget, karena saat itu mereka sedang merayakan ulang tahun tempat tersebut,” ujarnya.

Kini area karaoke yang berada di dalam hotel tersebut telah dipasangi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Operasional tempat hiburan juga dihentikan sementara hingga proses pemeriksaan selesai.

Sudin Parekraf Jakarta Barat menyatakan akan mendatangi lokasi dan meminta klarifikasi resmi dari pihak manajemen.

“Kami akan segera ke sana untuk pemeriksaan dan pendalaman,” ucap Gun Gun. (fer)