H-4 Lebaran, 4.719 Pemudik Berangkat dari Stasiun Bekasi Menuju Jawa
H-4 Lebaran 2026, 4.719 penumpang tinggalkan Stasiun Bekasi. KAI mencatat lonjakan arus mudik di wilayah Daop 1 Jakarta.

HALLONEWS.ID – Arus mudik Lebaran 2026 lewat jalur kereta api terus meningkat. Pada H-4 Idulfitri, ribuan pemudik mulai memadati Stasiun Bekasi, menandai gelombang besar pergerakan warga ke kampung halaman.
Data PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta mencatat, sebanyak 4.719 penumpang diberangkatkan dari Stasiun Bekasi hingga Selasa (17/3) malam. Angka ini menunjukkan Bekasi menjadi salah satu titik krusial arus mudik di wilayah operasional Jakarta.
Tak hanya keberangkatan, arus kedatangan juga terpantau tinggi. Pada hari yang sama, sebanyak 3.768 penumpang tiba di Stasiun Bekasi, menandakan mobilitas masyarakat yang terus meningkat di kedua arah.
Secara keseluruhan, lonjakan penumpang di wilayah Daop 1 Jakarta cukup signifikan. Total 56.041 orang tercatat berangkat, sementara 22.574 lainnya tiba di berbagai stasiun pada 17 Maret 2026.

Foto: Hallonews
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengatakan masa Angkutan Lebaran tahun ini telah berlangsung sejak 11 Maret hingga 1 April 2026, dengan tren penumpang yang terus merangkak naik dari hari ke hari.
“Volume keberangkatan pada 17 Maret mencapai 56.041 penumpang, sedangkan kedatangan sebanyak 22.574 penumpang,” kata Franoto, Rabu (18/3/2026).
Di antara stasiun lainnya, Pasar Senen masih menjadi pusat keberangkatan tertinggi dengan 24.536 penumpang, disusul Gambir sebanyak 17.736 penumpang. Sementara stasiun seperti Jatinegara, Cikampek, Cikarang, dan Karawang juga mencatat aktivitas yang cukup padat.
Jika ditarik secara kumulatif sejak 11 hingga 16 Maret 2026, total penumpang yang telah berangkat mencapai 353.881 orang, sedangkan jumlah kedatangan menyentuh 163.582 penumpang.
Tingginya minat masyarakat menggunakan moda transportasi kereta api juga terlihat dari penjualan tiket jarak jauh yang telah menembus 734.293 tiket selama periode Angkutan Lebaran.
Untuk kereta lokal, KA Pangrango mencatat okupansi sebesar 75 persen dengan total 60.716 tiket terjual. Pada 17 Maret saja, jumlah penumpangnya mencapai 3.368 orang. Sementara KA Siliwangi mencatat 740 penumpang pada sama, dengan total penjualan tiket mencapai 8.493.
KAI pun mengingatkan masyarakat agar segera merencanakan perjalanan dan memesan tiket lebih awal. Pasalnya, puncak arus mudik diprediksi akan terjadi dalam beberapa hari ke depan, seiring mendekatnya Hari Raya Idulfitri. (dul)
