Puncak Arus Balik, Kedatangan Pemudik di Stasiun Bekasi Tembus 8.340 Orang
Arus balik Lebaran 2026 di Stasiun Bekasi masih tinggi. Hingga pukul 15.00 WIB, jumlah penumpang yang tiba mencapai 8.340 orang, tertinggi ketiga di Daop 1 Jakarta.

HALLONEWS.ID – Arus balik Lebaran 2026 melalui jalur kereta api masih tinggi di wilayah timur Jabodetabek. Hingga pukul 15.00 WIB, Stasiun Bekasi dan Stasiun Cikarang mencatat ribuan penumpang datang dan berangkat menggunakan layanan kereta api jarak jauh.
Humas PT Kereta Api Indonesia Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengatakan data terbaru menunjukkan Stasiun Bekasi melayani 6.646 penumpang berangkat dan 8.340 penumpang tiba pada 28 Maret 2026.
“Untuk Stasiun Cikarang tercatat 1.534 penumpang berangkat dan 2.797 penumpang tiba,” kata Franoto dalam keterangan tertulis kepada Hallonews, Sabtu (28/3/2026).
Menurut dia, jumlah kedatangan di kedua stasiun tersebut lebih tinggi dibanding keberangkatan. Hal ini menandakan arus balik menuju kawasan Bekasi dan sekitarnya masih terus berlangsung.
Secara total, Stasiun Bekasi dan Cikarang melayani 8.180 penumpang berangkat serta 11.137 penumpang datanghanya dalam satu hari.
“Angka tersebut menempatkan Stasiun Bekasi sebagai salah satu titik kedatangan tertinggi di wilayah Daop 1 Jakarta, setelah Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir,” ujarnya.
Secara keseluruhan, kata dia, volume penumpang kereta api jarak jauh yang berangkat dari wilayah Daop 1 pada hari yang sama mencapai 36.032 orang, sementara total kedatangan mencapai 53.185 penumpang.
Adapun secara kumulatif, jumlah penumpang berangkat selama periode 11-28 Maret tercatat 816.561 orang, dengan total tiket yang sudah terjual dan dipesan mencapai 893.744 tiket.
Sementara itu, jumlah penumpang yang tiba di sejumlah stasiun lainnya tercatat sebagai berikut:
– Stasiun Pasar Senen: 18.847 penumpang
– Stasiun Gambir: 15.514 penumpang
– Stasiun Jatinegara: 4.994 penumpang
– Stasiun Cikampek: 1.591 penumpang
– Stasiun Karawang: 1.102 penumpang
KAI juga masih memberlakukan promo Silaturahmi diskon 20 persen untuk kelas eksekutif selama masa angkutan Lebaran, berlaku untuk keberangkatan 25 Maret hingga 1 April 2026.
“Promo tersebut diharapkan mendorong masyarakat beralih menggunakan transportasi kereta api di tengah tingginya arus balik,” tandasnya. (dul)
