IPB University Gelar Job Fair 2026, Dorong Mahasiswa Siap Hadapi Dunia Kerja dan Era AI

IPB University kembali mengadakan Job Fair Batch I 2026 di Kampus Dramaga, Bogor. Sebanyak 30 perusahaan hadir membuka peluang kerja, magang, dan pengembangan karier bagi mahasiswa serta alumni

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:09 WIB
IPB University Gelar Job Fair 2026, Dorong Mahasiswa Siap Hadapi Dunia Kerja dan Era AI
Sebanyak 30 perusahaan ramaikan job fair IPB University. (Humas IPB for hallonews)

HALLONEWS.ID – IPB University kembali menyelenggarakan IPB Job Fair Batch I 2026 sebagai upaya memperluas akses karier bagi mahasiswa dan alumni.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Graha Widya Wisuda (GWW), Kampus Dramaga, Bogor ini menghadirkan puluhan perusahaan dari berbagai sektor industri.

Sebanyak 30 perusahaan dan mitra industri ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Bidang industri yang terlibat meliputi pertanian, agroindustri, pendidikan, teknologi, hingga perbankan.

Selain membuka lowongan kerja, perusahaan peserta juga menawarkan kesempatan magang dan pengembangan karier bagi para pencari kerja muda.

Rektor IPB University, Alim Setiawan Slamet, menegaskan bahwa kesuksesan tidak hanya diukur dari jabatan maupun besarnya pendapatan.

Menurutnya, kebahagiaan dan keberhasilan hidup juga dipengaruhi oleh kualitas hubungan sosial, pekerjaan yang bermakna, serta kontribusi terhadap lingkungan sekitar.

Ia menjelaskan bahwa pekerjaan ideal adalah pekerjaan yang selaras dengan minat dan memberikan kesempatan untuk terus berkembang.

“Karena itu, mahasiswa dan lulusan diharapkan tidak hanya berorientasi pada penghasilan, tetapi juga pada nilai dan pengalaman yang diperoleh dari pekerjaan tersebut,” kata Dr Alim Setiawan melalui rilis yang diterima wartawan media ini Selasa (12/5/2026) malam.

Rektor IPB University juga menyinggung perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang kini semakin memengaruhi dunia kerja.

Ia mengingatkan generasi muda agar mampu memanfaatkan AI sebagai alat pendukung, bukan menganggapnya sebagai ancaman.

“Persaingan ke depan bukan antara manusia dan AI, tetapi antara individu yang mampu menggunakan AI dengan yang tidak mampu memanfaatkannya,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Konektivitas Global, Kerja Sama, dan Alumni, Iskandar Z Siregar, menyampaikan bahwa job fair menjadi sarana strategis untuk mempertemukan dunia industri dengan talenta muda potensial.

Menurutnya, kebutuhan industri terhadap sumber daya manusia berkualitas akan terus meningkat seiring berkembangnya era talentisme, yaitu kondisi ketika talenta menjadi aset penting bagi perusahaan dan institusi.

Di sisi lain, Asisten Direktur Pengembangan Karier dan Kewirausahaan, Rici Tri Harpin Pranata, menyebutkan bahwa kegiatan ini ditargetkan dapat menjangkau sekitar 3.000 peserta.

Tidak hanya terbuka bagi mahasiswa dan alumni IPB University, kegiatan tersebut juga memberikan kesempatan terbatas bagi masyarakat umum untuk mengikuti proses rekrutmen dan menjalin koneksi dengan berbagai perusahaan peserta.

“Melalui kegiatan ini, IPB University berharap mahasiswa dan alumni dapat memperoleh peluang terbaik untuk mengembangkan potensi sekaligus membangun karier yang sesuai dengan minat dan kompetensi masing-masing,” kata Rici Tri Harpin. (opy)