Jakarta Menuju Kota Pintar, Ribuan CCTV Disatukan untuk Pantau Aktivitas Warga
Gubernur Pramono menegaskan integrasi CCTV menjadi langkah penting menuju Jakarta sebagai kota global modern.

HALLONEWS.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Polda Metro Jaya resmi memperkuat sistem pengawasan kota melalui integrasi ribuan kamera CCTV di berbagai titik strategis ibu kota.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan antara Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Pramono Anung dan Kapolda Metro Jaya, Komjen Pol Asep Edi Suheri di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat.
Gubernur Pramono menegaskan, langkah ini menjadi bagian penting dari transformasi Jakarta menuju kota global berbasis teknologi dan tata kelola modern.
Menurutnya, kota sebesar Jakarta tak lagi bisa dikelola dengan pola lama yang mengandalkan sistem manual dan terpisah-pisah.
“Jakarta sedang bergerak menuju kota global. Salah satu syarat utama kota maju adalah memiliki sistem pengelolaan yang cerdas, cepat, dan berbasis data,” ujarnya pada Senin (18/5/2026).
Ia mengungkapkan, selama ini kamera pengawas di Jakarta masih berjalan sendiri-sendiri. Pemprov, kepolisian, hingga pihak swasta memiliki sistem masing-masing tanpa keterhubungan yang optimal.
“Melalui integrasi ini, seluruh sistem pengawasan akan disatukan dalam konsep berbagi pakai agar koordinasi antarinstansi menjadi lebih cepat dan efektif,” katanya.
Gubernur Pramono menilai langkah tersebut sekaligus menjadi upaya menghapus ego sektoral dalam pengelolaan data dan pengawasan kota.
Dengan sistem terintegrasi, Pemprov DKI Jakarta nantinya dapat memantau mobilitas warga, arus lalu lintas, titik banjir, pelayanan publik, hingga kondisi kebersihan kota secara real time.
Sementara bagi kepolisian, integrasi CCTV akan memperkuat pengawasan keamanan, pencegahan kriminalitas, penanganan kemacetan, hingga proses penyelidikan tindak pidana.
“Ketika ada situasi darurat, semua pihak bisa bergerak lebih cepat karena informasi dapat dipantau secara langsung dan bersama-sama,” jelasnya.
“Pemprov DKI Jakarta menargetkan sistem integrasi CCTV selesai sepenuhnya pada akhir 2026 sebagai bagian dari penguatan konsep smart city di ibu kota,” tambahnya. (fer)
,
