Jukir Liar Berseragam Resmi Diciduk Polisi, Ngaku Dapat Tiket dan Atribut dari Oknum Dishub Jakpus

Praktik juru parkir (jukir) liar di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, akhirnya terbongkar. Polisi menangkap 10 jukir liar yang memakai atribut dan tiket resmi, diduga berasal dari oknum Dishub Jakarta Pusat.

Selasa, 17 Februari 2026 - 22:00 WIB
Jukir Liar Berseragam Resmi Diciduk Polisi, Ngaku Dapat Tiket dan Atribut dari Oknum Dishub Jakpus
Operasi senyap Satreskrim Polsek Metro Cempaka Putih, Jakarta Pusat, berhasil mengamankan sejumlah jukir liar yang memakai seragam resmi Dishub. Foto: Tangkapan layer YouTube Bang Rani Stones for Hallonews

HALLONEWS.ID — Polisi membongkar praktik juru parkir (jukir) liar yang telah lama meresahkan warga di kawasan Cempaka Putih. Dalam operasi senyap, tim Polsek Metro Cempaka Putih berhasil menangkap 10 juru parkir liar yang kedapatan memungut biaya parkir ilegal dengan mengenakan seragam dan atribut resmi layaknya petugas sah.

Operasi ini dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim AKP Yossy Januar, yang menyebut para pelaku menggunakan tiket retribusi palsu dan rompi parkir berlogo resmi untuk mengelabui masyarakat.

“Modusnya cukup rapi. Mereka berpakaian seperti petugas resmi dan memegang tiket parkir retribusi agar warga tidak curiga,” ujar AKP Yossy, dikutip dari kanal YouTube @BangRaniStones, Selasa (17/2/2026).

Dari hasil pemeriksaan awal, salah satu pelaku mengaku mendapatkan tiket dan atribut tersebut dari seseorang berinisial R, yang disebut-sebut sebagai koordinator lapangan Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Pusat.

“Salah satu jukir mengaku atribut dan tiket parkir diperoleh dari oknum korlap Dishub di Jakarta Pusat. Saat ini masih kami dalami,” tambahnya.

Seluruh pelaku kemudian digelandang ke Mapolsek Metro Cempaka Putih untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi memastikan penyelidikan akan berlanjut hingga ke pihak yang memasok atribut dan tiket palsu tersebut.

“Kami tidak berhenti di pelaku lapangan. Penyelidikan akan ditelusuri hingga ke pihak yang mengedarkan atribut dan tiket retribusi palsu,” tegas AKP Yossy.

Polisi juga mengimbau warga agar tidak segan melapor jika menemukan praktik parkir liar yang merugikan.

“Kami harap masyarakat segera melapor bila ada pungutan liar di wilayahnya,” pungkasnya. (fer)