Kasus Penganiayaan Penjaga Warung di Gunung Putri Naik ke Penyidikan
Kasus penganiayaan penjaga warung di Gunung Putri, Bogor, yang melibatkan oknum Brimob akhirnya naik ke tahap penyidikan setelah berjalan sembilan bulan.

HALLONEWS.ID – Kasus penganiayaan seorang penjaga warung di wilayah Cikeas Udik, Kecamatan Gunung Putri, Bogor menunjukkan perkembangan setelah mandek sembilan bulan.
Sejumlah kuasa hukum korban mendatangi Polsek Gunung Putri untuk mempertanyakan kejelasan penanganan perkara tersebut.
Dalam pertemuan itu, pihak kepolisian memastikan bahwa kasus telah melalui gelar perkara dan kini resmi naik ke tahap penyidikan.
Selain itu, polisi juga telah menetapkan tersangka dalam kasus yang diduga melibatkan oknum anggota Brimob tersebut.
Kuasa hukum korban menyatakan cukup puas dengan perkembangan terbaru ini dan berharap proses hukum segera berlanjut ke tahap berikutnya, yakni pelimpahan berkas ke kejaksaan hingga persidangan.
Kronologi Kejadian
Peristiwa penganiayaan terjadi pada 19 Juli 2025. Insiden bermula saat pelaku membeli rokok di warung milik korban dan hendak melakukan pembayaran secara non-tunai.
Namun, saat itu sistem pembayaran daring tidak dapat digunakan. Di waktu bersamaan, korban melayani pembeli lain, yang memicu emosi pelaku hingga terjadi perselisihan.
Situasi tersebut kemudian berujung pada tindakan kekerasan terhadap korban.
Kanit Reskrim Polsek Gunung Putri, Ipda Rudolof, menjelaskan bahwa korban bernama Jenal (32) mengalami luka serius pada bagian mata kiri hingga menyebabkan kebutaan permanen.
“Saat pelaku hendak membayar secara non-tunai, sistem sedang offline. Korban kemudian melayani pembeli lain, yang membuat pelaku marah dan melakukan penganiayaan,” ujarnya.
Kondisi korban yang mengalami kebutaan permanen menjadi perhatian utama keluarga dalam menuntut keadilan. Hingga April 2026, pihak keluarga bersama kuasa hukum terus mendesak percepatan proses hukum karena dinilai berjalan lambat.
Kasus ini juga menjadi sorotan publik karena diduga melibatkan oknum aparat, terlebih wilayah Gunung Putri dikenal sebagai salah satu lokasi fasilitas pelatihan Brimob.
Dengan naiknya status perkara ke tahap penyidikan, diharapkan proses hukum dapat berjalan lebih cepat, transparan, serta memberikan kepastian dan keadilan bagi korban.
Penanganan tegas dinilai penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum.
(opy)
