Kinerja Penegakan Hukum Polri Disorot Positif, 75,1 Persen Publik Mengaku Puas
Survei IDM mencatat 75,1 persen masyarakat puas terhadap penegakan hukum Polri. Kapolri Jenderal Listyo Sigit menegaskan komitmen Polri menghadirkan hukum yang tegas dan berkeadilan.

HALLONEWS.ID – Tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja penegakan hukum Polri menunjukkan tren positif.
Berdasarkan hasil survei terbaru Indonesia Development Monitoring (IDM), sebanyak 75,1 persen responden menyatakan puas terhadap langkah Polri dalam menegakkan hukum dan memberantas berbagai tindak kejahatan di Indonesia.
Survei tersebut dilakukan pada 7 hingga 20 April 2026 terhadap 1.580 responden yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia.
Penilaian positif masyarakat terutama diberikan terhadap upaya pemberantasan judi, perdagangan manusia, narkoba, kejahatan ekonomi, hingga penimbunan BBM dan bahan pangan.
Direktur Eksekutif IDM Dedi Rohman mengatakan tingkat kepuasan publik terhadap Polri memiliki hubungan kuat dengan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
“Respons publik terhadap keterlibatan Polri dalam mendukung program prioritas pemerintah cenderung positif dan menunjukkan peningkatan kepercayaan masyarakat,” ujar Dedi Rohman, Jumat (8/5/2026).
Selain tingkat kepuasan terhadap penegakan hukum, survei IDM juga mencatat tingkat kepercayaan publik terhadap institusi Polri mencapai 79,2 persen. Angka tersebut dinilai menjadi indikator pemulihan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja kepolisian.
IDM menjelaskan survei dilakukan menggunakan metode multistage random sampling dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error sekitar 2,47 persen.
Pengumpulan data dilakukan secara tatap muka langsung untuk memastikan kualitas dan validitas jawaban responden.
Capaian survei ini sejalan dengan pelaksanaan Rakernis Bareskrim Polri 2026 yang digelar di Mabes Polri.
Kegiatan tersebut mengangkat tema optimalisasi pelayanan fungsi reserse guna mewujudkan penegakan hukum yang responsif, beretika, dan berkeadilan.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan Rakernis menjadi momentum penguatan profesionalisme jajaran reserse dalam menghadapi tantangan kejahatan yang semakin kompleks.
“Rakernis ini bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme serta penguatan kualitas sumber daya manusia agar penegakan hukum berjalan optimal sesuai kebijakan pemerintah,” ujar Kapolri.
Ia juga menekankan pentingnya menghadirkan rasa aman dan keadilan bagi masyarakat melalui tindakan tegas terhadap pelaku kejahatan yang merugikan negara dan masyarakat.
Dalam rangkaian Rakernis Bareskrim 2026, Polri turut memberikan penghargaan kepada personel reserse berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pelayanan kepada masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, Polri menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat penegakan hukum yang profesional, humanis, dan berkeadilan demi menjaga stabilitas keamanan nasional dan mendukung program kerja pemerintah tahun 2026. (min)
