Layani 413 Juta Penumpang, Transjakarta Tegaskan Keselamatan sebagai Nilai Utama
Sebagai upaya menguatkan pengawasan operasional, Transjakarta menghadirkan kanal komunikasi khusus bagi pramudi untuk melaporkan kondisi darurat dan potensi risiko.

HALLONEWS.ID – Manajemen Transjakarta menilai tingginya jumlah pelanggan harus diimbangi dengan komitmen kuat terhadap standar keselamatan dan profesionalisme pramudi.
Direktur Utama Transjakarta Welfizon YuzaTransjakartaa menegaskan, apel keselamatan tersebut merupakan langkah nyata untuk menempatkan aspek keselamatan sebagai nilai inti perusahaan.
Menurut dia, keselamatan tidak boleh dipahami sebatas pemenuhan prosedur administratif, melainkan harus melekat sebagai budaya kerja yang hidup di seluruh lini operasional.
“Besarnya tanggung jawab yang diemban Transjakarta sebagai penyedia layanan transportasi publik dengan tingkat kepercayaan masyarakat yang tinggi,” katanya kepada wartawan, Kamis (26/2/2026).
Ia berujar sepanjang 2025, Transjakarta melayani lebih dari 413 juta pelanggan, sebuah capaian yang menurutnya menuntut konsistensi tinggi dalam menjaga standar keselamatan.
“Setiap insiden di lapangan tidak boleh berhenti sebagai angka statistik semata,” ujarnya.
Lanjutnya, setiap kejadian, kata dia, harus menjadi dasar evaluasi menyeluruh untuk memperbaiki proses kerja dan memperkuat standar keselamatan hingga ke akar persoalan.
“Dalam konteks itu, pramudi diposisikan sebagai pengambil keputusan kunci di lapangan,” ucapnya.
Welfizon juga mengajak para pramudi untuk menjunjung tinggi kejujuran dalam menjalankan tugas, mulai dari keterbukaan terhadap kondisi fisik, kelayakan kendaraan, hingga pelaporan potensi bahaya yang dapat mengancam keselamatan perjalanan.
Sebagai bagian dari penguatan sistem pengawasan, Transjakarta meluncurkan layanan Hotline Pramudi.
“Kanal komunikasi khusus ini disiapkan untuk memfasilitasi pelaporan kondisi darurat secara real time, menyampaikan kendala operasional dan isu keselamatan secara cepat, serta mempercepat respons manajemen terhadap situasi di lintasan,” tuturnya.
“Kehadiran layanan hotline tersebut diharapkan mampu memberikan rasa aman dan dukungan bagi pramudi yang berada di garda terdepan pelayanan,” tambahnya.
Welfizon menambahkan, melalui apel keselamatan ini, Transjakarta berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi publik yang aman, andal, dan terpercaya, seiring dengan meningkatnya kebutuhan mobilitas warga Jakarta. (fer)
