Pemerintah Mulai Hemat BBM di Tengah Situasi Global yang Memanas

Stok BBM nasional aman, tetapi kondisi sekarang harus dibaca sebagai peringatan agar pemerintah dan masyarakat mulai lebih hemat.

Selasa, 17 Maret 2026 - 22:27 WIB
Pemerintah Mulai Hemat BBM di Tengah Situasi Global yang Memanas
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi. Foto Hallonews/Dok: Kemensetneg

HALLONEWS.ID – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi menyatakan bahwa pemerintah mulai mendorong penghematan bahan bakar minyak (BBM) di tengah situasi global yang memanas.

Pernyataan tersebut disampaikan Mensesneg usai rapat koordinasi pengawakan program prioritas presiden di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Selasa (17/3/2026).

Ia mengatakan stok BBM nasional aman, tetapi kondisi sekarang harus dibaca sebagai peringatan agar pemerintah dan masyarakat mulai lebih hemat.

“Pasokan BBM tidak perlu dikhawatirkan. Merujuk penjelasan Menteri ESDM dan Direktur Utama Pertamina bahwa cadangan nasional tetap aman.

Angka cadangan harian yang selama ini disebut bukan berarti setelah itu minyak habis. Itu hanya menggambarkan mekanisme penyimpanan. Ketika stok berkurang, pasokan kembali diisi,” ucap Mensesneg.

Namun Prasetyo menekankan, rasa aman itu tidak boleh membuat pemerintah lengah. Presiden Prabowo, kata Mensesneg, sudah mengingatkan agar situasi sekarang dijadikan pelajaran untuk mengefisienkan diri.

“Nanti dimulai dari kepala pemerintahan, kementerian, lembaga. Banyak yang bisa dilakukan untuk mengurangi konsumsi BBM. Beberapa langkah yang mulai didorong, antara lain migrasi ke transportasi publik serta pengurangan atau pembatasan penggunaan kendaraan dinas,” tandas Prasetyo. (agn)