Pemkab Bogor Percepat Operasional Koperasi Merah Putih untuk Perkuat Ekonomi Desa
Pemerintah Kabupaten Bogor mempercepat operasional Koperasi Merah Putih sebagai upaya mendukung ekonomi kerakyatan dan kemandirian desa. Hingga Mei 2026, sebanyak 134 koperasi telah aktif berjalan

HALLONEWS.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus mempercepat pelaksanaan program Koperasi Merah Putih sebagai bentuk dukungan terhadap program nasional yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto dalam memperkuat ekonomi berbasis masyarakat.
Percepatan program tersebut ditegaskan setelah Bupati Bogor Rudy Susmanto mengikuti peluncuran operasional 1.061 Koperasi Merah Putih secara serentak di seluruh Indonesia melalui sambungan virtual pada Sabtu, 16 Mei 2026.
Kegiatan itu diikuti dari Koperasi Merah Putih Pakansari bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk unsur TNI, Polri, DPRD, serta pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor.
Program peluncuran koperasi secara nasional tersebut menjadi langkah strategis pemerintah pusat untuk memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus meningkatkan kemandirian desa dan kelurahan melalui pengembangan usaha berbasis masyarakat.
Di Kabupaten Bogor sendiri, dari total target 189 titik koperasi yang direncanakan, sebanyak 134 titik telah beroperasi.
Selain itu, sekitar 25 titik lainnya kini berada pada tahap persiapan akhir sebelum diresmikan.
“Peluncuran serentak ini menjadi penanda penting dalam sejarah pembangunan ekonomi kerakyatan. Program ini diharapkan mampu memperkuat kemandirian masyarakat hingga ke tingkat desa,” ujar Rudy dikutip wartawan media ini Senin (18/5/2026).
Sementara beberapa lokasi yang belum berjalan masih menghadapi kendala teknis, terutama terkait kesiapan lahan dan administrasi.
Pemerintah daerah pun terus melakukan percepatan agar seluruh target dapat segera terealisasi.
Sebagai bentuk dukungan terhadap program tersebut, Pemkab Bogor membentuk satuan tugas percepatan Koperasi Merah Putih.
Satgas ini bertugas melakukan pemantauan lapangan serta mempercepat penyelesaian berbagai hambatan operasional.
Bahkan, Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor diarahkan untuk berkantor langsung di posko satgas guna memastikan perkembangan program dapat dipantau setiap hari.
Dalam sambutannya, Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Merah Putih akan menjadi salah satu pilar penting dalam pembangunan ekonomi desa dan mendukung berbagai program nasional, mulai dari sektor pertanian hingga industrialisasi.
Menurutnya, koperasi tidak hanya berfungsi sebagai wadah usaha masyarakat, tetapi juga akan dilengkapi layanan pendukung seperti akses pembiayaan, distribusi logistik, penyaluran subsidi, hingga sarana transportasi hasil pertanian.
Prabowo menilai keberadaan koperasi terintegrasi dapat membantu petani mengatasi berbagai persoalan, seperti keterbatasan modal, distribusi pupuk, hingga pemasaran hasil panen.
Selain itu, koperasi juga dirancang menjadi pusat layanan masyarakat yang menyediakan bahan pokok, distribusi pupuk dan gas subsidi, layanan logistik bersama Pos Indonesia, hingga penyaluran bantuan pemerintah.
Ke depan, pemerintah pusat juga berencana menambahkan layanan apotek dan penyediaan obat dengan harga terjangkau bagi masyarakat desa.
Sementara itu, Rudy Susmanto menyebut peluncuran serentak ribuan koperasi di seluruh Indonesia sebagai momentum penting dalam penguatan ekonomi berbasis rakyat.
Ia berharap program tersebut mampu mendorong kemandirian masyarakat serta memperkuat pembangunan ekonomi hingga tingkat desa dan kelurahan. (opy)
