Pemkot Bogor Tegaskan Komitmen Dukung Kegiatan Keagamaan Inklusif Lewat KURMA

Drama enam gol warnai duel AS Roma vs Juventus yang berakhir 3-3 di pekan ke-27 Serie A. Sementara itu, Torino sukses menumbangkan Lazio 2-0. Simak hasil lengkap, klasemen terbaru, dan jalannya pertandingan.

Senin, 2 Maret 2026 - 12:15 WIB
Pemkot Bogor Tegaskan Komitmen Dukung Kegiatan Keagamaan Inklusif Lewat KURMA
Pemerintah Kota Bogor menjamin kebebasan beragama setiap warganya melalui dukungan terhadap kegiatan keagamaan inklusif. Foto: Humas Pemkot Bogor for Hallonews

HALLONEWS.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menegaskan komitmennya dalam mendukung kegiatan keagamaan yang inklusif dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, saat membuka Final Perlombaan Kemuliaan Ramadan Bersama Al-Qur’an (KURMA).

Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Bapemperda Lantai 5 Gedung DPRD Kota Bogor, Jalan Pemuda, pada Minggu, 1 Maret 2026. Acara ini digelar oleh Pimpinan Daerah Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia (ITMI) Kota Bogor sebagai bagian dari syiar Ramadan.

Dalam sambutannya, Dedie A. Rachim menyampaikan apresiasi atas dedikasi ITMI dalam menyelenggarakan ajang yang memberi ruang partisipasi setara bagi penyandang tunanetra.

“Atas nama Pemerintah Kota Bogor, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pimpinan Daerah ITMI Kota Bogor atas inisiatif dan dedikasinya dalam menyelenggarakan kegiatan Kemuliaan Ramadan Bersama Al-Qur’an (KURMA) ini,” ujar Dedie.

Menurutnya, KURMA bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan wujud nyata pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Lebih dari itu, kegiatan ini membuka ruang inklusi yang memperkuat kebersamaan dan kesetaraan.

“Kegiatan ini membuka ruang partisipasi yang setara bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk saudara-saudara kita penyandang tunanetra, untuk aktif dalam syiar dan pembelajaran Al-Qur’an,” tambahnya.

Dedie menegaskan bahwa Pemkot Bogor siap memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan keagamaan yang mampu meningkatkan keimanan, mempererat ukhuwah, serta menumbuhkan kepedulian sosial.

Komitmen tersebut, lanjutnya, sejalan dengan visi menjadikan Kota Bogor sebagai kota religius, inklusif, dan ramah bagi seluruh warganya, tanpa terkecuali.

“Saya berharap melalui KURMA ini, ukhuwah Islamiyah semakin kokoh, semangat ibadah semakin meningkat, dan nilai-nilai Al-Qur’an semakin tertanam dalam hati serta tercermin dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Wilayah ITMI Jawa Barat, Heri Wijayanto, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan KURMA yang dinilai sebagai ruang aktualisasi diri bagi penyandang disabilitas netra.

“Kami menyampaikan apresiasi yang luar biasa atas terselenggaranya kegiatan KURMA. Semoga kegiatan ini menjadi fondasi dan pembuktian diri bahwa teman-teman disabilitas netra mampu mengaktualisasikan potensi yang dimiliki masing-masing,” ujar Heri.

Ia menjelaskan, Ramadan menjadi momentum istimewa bagi penyandang tunanetra untuk meningkatkan kualitas ibadah, salah satunya melalui perlombaan murotal Al-Qur’an braille.

Tiga mata lomba digelar dalam ajang ini, yakni murotal Al-Qur’an braille, cerdas cermat, dan nasyid. Heri menilai, kompetisi tersebut hanyalah sebagian kecil dari potensi besar penyandang tunanetra di Bogor dan sekitarnya yang perlu terus digali dan disalurkan.

“Disabilitas netra memiliki potensi besar yang harus terus diberikan ruang dan kesempatan agar masyarakat semakin memahami bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berprestasi,” pungkasnya. (opy)