Pertemuan Presiden dengan Kepala Daerah Dinilai Momentum Konsolidasi Nasional
Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin menilai sinergi pemerintah pusat dan daerah harus dibangun di atas nilai Pancasila agar pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat.

HALLONEWS.ID – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Khoirudin, menilai pertemuan nasional Presiden Prabowo Subianto bersama seluruh kepala daerah pada Februari 2026 bukan sekadar agenda seremonial pemerintahan.
Menurutnya, forum tersebut merupakan momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi nasional dan menyatukan arah pembangunan Indonesia yang berpijak pada nilai Pancasila.
“Keberhasilan program nasional sangat bergantung pada kemampuan pemerintah daerah menerjemahkan kebijakan pusat menjadi program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat,” kata Khoirudin pada Jumat (29/5/2026).
Ia menilai tanpa sinergi yang kuat antara kepala daerah dan DPRD, kebijakan nasional berisiko berhenti hanya sebagai instruksi administratif tanpa dampak nyata bagi rakyat.
“Program pusat harus benar-benar hadir dan dirasakan masyarakat hingga tingkat akar rumput,” ujarnya.
Lanjutnya, dalam konteks itu, DPRD memiliki tanggung jawab besar memastikan seluruh kebijakan daerah tetap berada di jalur persatuan, demokrasi dan keadilan sosial.
“Pancasila harus menjadi dasar dalam setiap proses legislasi, pengawasan maupun penganggaran agar kekuasaan daerah tidak terjebak kepentingan kelompok tertentu,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa Indonesia dibangun di atas kemajemukan sehingga seluruh kebijakan publik harus menjaga harmoni sosial dan memperkuat persatuan nasional.
“Pembangunan yang kehilangan nilai Pancasila hanya akan melahirkan ketimpangan dan menjauhkan negara dari cita-cita keadilan sosial,” tutupnya. (fer)
