Prabowo Minta Rakyat Tetap Solid, Muzani: Situasi Global Bisa Ganggu Keharmonisan Bangsa

Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyampaikan pesan Presiden Prabowo agar rakyat menjaga persatuan di tengah eskalasi konflik AS–Israel dan Iran. Istana juga bahas geopolitik global bersama tokoh bangsa.

Rabu, 4 Maret 2026 - 23:00 WIB
Prabowo Minta Rakyat Tetap Solid, Muzani: Situasi Global Bisa Ganggu Keharmonisan Bangsa
Ketua MPR RI Ahmad Muzani (Dok Wikipedia)

HALLONEWS.ID – Ketua MPR RI Ahmad Muzani meneruskan pesan penting Presiden Prabowo Subianto kepada seluruh rakyat Indonesia agar menjaga persatuan dan kekompakan nasional.

Pesan tersebut disampaikan di tengah meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Teluk, menyusul serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

Muzani mengatakan, Presiden Prabowo menilai situasi global yang memanas berpotensi memengaruhi stabilitas sosial di dalam negeri. Menurutnya, perbedaan cara pandang masyarakat terhadap konflik internasional bisa memicu gesekan jika tidak disikapi dengan bijak.

“Pesan khusus dari Presiden supaya kita semua bangsa Indonesia menjaga persatuan, menjaga kekompakan, menjaga kebersamaan. Situasi global seperti sekarang ini memudahkan masyarakat berpikir menurut cara pandang masing-masing, dan itu berpotensi merusak keharmonisan kita,” ujar Muzani usai rapat bersama Presiden di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Rabu (4/3/2026).

Ia menegaskan, Presiden berulang kali menyampaikan bahwa setiap kebijakan pemerintah semata-mata ditujukan untuk kepentingan bangsa dan negara, termasuk menjaga keutuhan NKRI.

Muzani juga mengungkapkan bahwa pesan tersebut kembali ditegaskan Presiden dalam diskusi kebangsaan yang digelar di Istana Merdeka, Selasa (3/3) malam. Pertemuan itu dihadiri sejumlah tokoh nasional, antara lain Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden ke-7 RI Joko Widodo, serta Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla.

Hadir pula Wakil Presiden ke-11 RI Boediono dan Wakil Presiden ke-13 RI Ma’ruf Amin, bersama sejumlah pimpinan partai politik dan menteri Kabinet Merah Putih.

Menurut Muzani, suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Presiden memaparkan secara detail perkembangan geopolitik global dan dampaknya terhadap Indonesia.

Sikap Politik Luar Negeri Indonesia

Sementara itu, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menegaskan Indonesia tetap berada dalam Board of Peace (BoP) yang digagas Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Ia menyebut keikutsertaan Indonesia dalam forum tersebut merupakan bagian dari komitmen menjaga stabilitas dan perdamaian global.

Paloh menambahkan, kebijakan luar negeri Indonesia tetap berpegang pada prinsip bebas dan aktif. Pemerintah akan terus mencermati dinamika internasional sebelum mengambil langkah strategis.

Dengan situasi dunia yang dinamis, pemerintah menilai soliditas nasional menjadi kunci utama agar Indonesia tetap kuat dan tidak terpecah oleh isu global. (wib)