Puncak Arus Balik Gelombang Pertama, Lalu Lintas di Pantura Bekasi Masih Terkendali

Arus balik Lebaran 2026 di jalur Pantura Bekasi ramai tapi terkendali, polisi siagakan pos pelayanan dan rekayasa lalu lintas.

Selasa, 24 Maret 2026 - 17:30 WIB
Puncak Arus Balik Gelombang Pertama, Lalu Lintas di Pantura Bekasi Masih Terkendali
Situasi lalu lintas di jalur Pantura Bekasi pada periode arus balik Lebaran 2026. Foto: Hallonews

HALLONEWS.ID – Arus balik gelombang pertama diprediksi mencapai puncaknya hari ini, Selasa (24/3/2026), dan besok, Rabu (25/3). Banyak pemudik memilih kembali lebih awal ke Jabodetabek untuk menghindari kepadatan kendaraan dan menyiapkan diri kembali bekerja.

Pantauan Hallonews di jalur utama arteri maupun tol menuju Jakarta menunjukkan peningkatan volume kendaraan, namun secara umum lalu lintas masih lancar dan terkendali. Meski demikian, ribuan pemudik roda dua biasanya diprediksi melintas pada malam hari.

Heri (35), pemudik asal Sumedang, mengatakan perjalanan arus balik tahun ini terasa lebih nyaman dibandingkan saat mudik beberapa hari lalu.

“Kalau berangkat kemarin macet di beberapa titik, sekarang lumayan lancar. Lima jam sudah sampai, lebih cepat dari mudik,” ujar Heri saat ditemui di Jalan Pantura Bekasi, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Selasa (24/3/2026).

Arus Balik Gelombang Pertama2
rus balik Lebaran 2026 di jalur Pantura Bekasi ramai tapi terkendali, polisi siagakan pos pelayanan dan rekayasa lalu lintas.
Foto: Hallonews

Fenomena pulang lebih awal ini juga terlihat di berbagai titik strategis lainnya, karena banyak pemudik ingin menghindari kemacetan panjang yang biasanya terjadi menjelang akhir libur Lebaran.

Untuk memastikan kelancaran arus balik, Polres Metro Bekasi menyiagakan personel gabungan dari kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, serta elemen masyarakat guna membantu menimalisir kemacetan akibat arus balik pemudik ke Jabodetabek.

Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Sumarni menyatakan langkah antisipatif telah diterapkan di titik-titik rawan kemacetan dan kecelakaan. “Kondisi lalu lintas hingga saat ini masih terkendali, namun kami tetap siaga menghadapi lonjakan kendaraan beberapa hari ke depan,” katanya.

Puncak arus balik gelombang kedua diperkirakan akan terjadi pada 26 dan 28 Maret, seiring penerapan kebijakan Work From Home (WFH) yang memberikan fleksibilitas bagi masyarakat menentukan jadwal perjalanan.

Kepolisian telah menyiapkan skenario rekayasa lalu lintas situasional, termasuk one way, contra flow, dan pengalihan arus di titik tertentu. Di wilayah Kabupaten Bekasi, sejumlah jalur arteri menjadi perhatian karena rawan kepadatan.

Pos pengamanan dan pos pelayanan telah didirikan untuk membantu pemudik dengan informasi perjalanan, bantuan kesehatan, dan tempat istirahat sementara.

Petugas mengimbau masyarakat untuk tetap tertib dan tidak berhenti di bahu jalan kecuali darurat, agar perjalanan aman dan lancar. Pantauan di Jalan Sultan Hasanuddin, Tambun Selatan, menunjukkan arus lalu lintas ramai namun tetap terkendali, didominasi pemudik roda dua.

“Kesehatan dan keselamatan menjadi prioritas utama agar perjalanan kembali ke aktivitas sehari-hari dapat berlangsung aman dan nyaman,” tandasnya. (dul)