Puncak Hari Anak Nasional 2026 di Kota Bogor, Dedie Rachim Ajak Semua Pihak Wujudkan Kota Ramah Anak

Puncak Hari Anak Nasional 2026 di Kota Bogor berlangsung meriah di Plaza Alun-alun Kota Bogor. Wali Kota Dedie A. Rachim menegaskan komitmen mewujudkan Kota Layak Anak melalui perlindungan, partisipasi, dan pemenuhan hak anak

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:56 WIB
Puncak Hari Anak Nasional 2026 di Kota Bogor, Dedie Rachim Ajak Semua Pihak Wujudkan Kota Ramah Anak
Wali Kota Bogor di alun-alun Bogor. Ceria bersama anak-anak di HAN Kota Bogor. (Hallonews/yopy)

HALLONEWS.ID – Plaza Alun-alun Kota Bogor menjadi pusat perayaan puncak Hari Anak Nasional (HAN) Tingkat Kota Bogor Tahun 2026, Sabtu (25/7/2026).

Mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan. Tumbuh Bahagia serta Bebas Berkarya,” kegiatan ini menghadirkan panggung kreativitas yang sepenuhnya melibatkan anak-anak sebagai pelaku utama.

Acara tersebut dihadiri Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bogor.

Beragam pertunjukan seni dan budaya ditampilkan oleh anak-anak, mulai dari barongsai, Tari Aku Indonesia, pembacaan puisi, Tari Dayak yang dipadukan dengan fashion show, pertunjukan ensemble, Tari Saman, senam Lapis Ceria, bela diri, medley, solo vokal, sosialisasi Serbukatif, hingga penampilan anak-anak disabilitas melalui bajidor, pantomim, serta kolaborasi musik dan puisi.

Selain pertunjukan di panggung utama, pengunjung juga dapat mengakses berbagai stan edukatif yang disiapkan untuk mendukung tumbuh kembang anak serta memberikan ruang interaksi yang positif bagi keluarga.

Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menegaskan bahwa perlindungan dan pemenuhan hak anak merupakan tanggung jawab bersama, tidak hanya dibebankan kepada keluarga maupun dunia pendidikan.

Menurutnya, pemerintah daerah memiliki kewajiban menghadirkan kebijakan yang berpihak pada kepentingan terbaik bagi anak.

“Kota Bogor saat ini telah menyandang predikat Kota Layak Anak kategori Madya. Ke depan masih ada sejumlah target yang harus dipenuhi agar dapat meningkat menjadi kategori Utama,” ujar Dedie.

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Bogor terus berupaya memperkuat berbagai program yang menjamin kesejahteraan dan kesetaraan hak seluruh anak.

Menanggapi aspirasi yang disampaikan melalui Suara Anak Daerah (SAD) terkait perlunya respons cepat terhadap kasus yang melibatkan anak, Dedie menyebut Pemkot Bogor telah menyiapkan mekanisme penanganan melalui layanan khusus.

Menurutnya, masyarakat dapat berkonsultasi apabila terjadi persoalan yang melibatkan anak. Pemerintah juga telah menyediakan dukungan psikolog serta mengalokasikan anggaran untuk program pencegahan maupun penanganan lanjutan.

Pada kesempatan tersebut, Dedie mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan kasih sayang, perlindungan, dan pendampingan kepada anak-anak hingga mereka tumbuh menjadi pribadi yang mandiri.

“Memiliki anak bukan hanya bagian dari pernikahan, tetapi merupakan tanggung jawab lahir dan batin sampai mereka mampu berdiri sendiri,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua I Pelaksana Puncak Hari Anak Nasional Kota Bogor 2026, Ribbas Bintang Saputro, menjelaskan bahwa konsep peringatan tahun ini menempatkan anak-anak sebagai subjek utama kegiatan.

Mulai dari kepanitiaan hingga pengisi acara, seluruhnya melibatkan partisipasi aktif anak. Puncak kegiatan juga menjadi momentum penyampaian resmi dokumen Suara Anak Daerah Tahun 2026 kepada pemerintah sebagai bentuk penyampaian aspirasi anak-anak Kota Bogor.

Sebelumnya, rangkaian Hari Anak Nasional di Kota Bogor telah diawali dengan pelaksanaan Suara Anak Daerah yang berhasil menghimpun lebih dari 1.000 aspirasi anak dari berbagai wilayah.

Kegiatan lainnya meliputi nonton bareng film inspiratif bagi anak yatim dan penyandang disabilitas di Bogor Trade Mall (BTM), program berbagi bersama anak panti asuhan, senam anak sehat, aktivitas fisik, hingga kampanye kesehatan yang dilaksanakan serentak di seluruh SD dan SMP se-Kota Bogor.

Melalui berbagai rangkaian kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Bogor berharap peringatan Hari Anak Nasional tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman, ramah, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang seluruh anak di Kota Bogor. (opy)