Saldo Tipis? ATM Pecahan Rp10 Ribu–Rp20 Ribu Jadi “Penyelamat” Mahasiswa
Bagi banyak mahasiswa dengan saldo rekening terbatas, ATM yang menyediakan pecahan Rp10 ribu dan Rp20 ribu menjadi solusi penting untuk mengatur pengeluaran harian tanpa harus menarik uang dalam jumlah besar.

HALLONEWS.ID – Menjelang Lebaran 2026, kebutuhan uang tunai pecahan kecil biasanya meningkat di berbagai daerah. Namun bagi sebagian mahasiswa, ATM dengan pecahan Rp10.000 dan Rp20.000 bukan hanya penting saat hari raya, tetapi juga menjadi “penyelamat” dalam kehidupan sehari-hari.
Bagi mahasiswa yang hidup dengan anggaran terbatas, menarik uang tunai dalam jumlah kecil sering kali lebih masuk akal dibanding harus mengambil nominal besar dari ATM.
Masalahnya, sebagian besar mesin ATM di Indonesia umumnya hanya menyediakan pecahan Rp50.000 atau Rp100.000. Akibatnya, mahasiswa kerap terpaksa menarik uang lebih banyak dari kebutuhan sebenarnya.
Karena itu, ATM yang menyediakan pecahan Rp10.000 dan Rp20.000 menjadi pilihan favorit untuk mengatur pengeluaran harian secara lebih fleksibel.
ATM Pecahan Kecil Dekat Kampus
Di Bogor misalnya, mahasiswa dapat memanfaatkan mesin ATM di Galeri ATM BNI IPB Diploma yang berlokasi di Jalan Kumbang No. 14.
Lokasinya berada tidak jauh dari kampus Institut Pertanian Bogor sehingga sering dimanfaatkan mahasiswa yang ingin menarik uang tunai dengan nominal kecil.
ATM di lokasi tersebut biasanya menyediakan pecahan Rp10.000 dan Rp20.000, sehingga mahasiswa bisa mengambil uang secukupnya, misalnya untuk membeli makan siang, membayar ongkos transportasi, atau kebutuhan kecil lainnya.
Bandung Juga Punya ATM Serupa
Situasi serupa juga dapat ditemui di Bandung, terutama di kawasan pendidikan yang ramai aktivitas mahasiswa.
Salah satu ATM yang dikenal menyediakan pecahan kecil berada di Galeri ATM PTB Tamansari di Jalan Tamansari No. 80, yang berada dekat area kampus Institut Teknologi Bandung.
Mesin ATM di lokasi ini biasanya menyediakan pecahan Rp20.000 sehingga mahasiswa dapat menarik uang tanpa harus mengambil nominal besar.
Selain itu, ATM BNI Poltekpos 2 di lingkungan Politeknik Pos Indonesia di Jalan Sariasih No. 54 juga sering digunakan mahasiswa untuk menarik uang dengan pecahan Rp10.000 maupun Rp20.000.
Lokasi lainnya adalah ATM BNI KCP Unpad Dipati Ukur di Jalan Dipati Ukur No. 35 yang berada dekat kampus Universitas Padjadjaran.
ATM tersebut juga kerap menjadi pilihan mahasiswa yang hanya ingin menarik uang dalam jumlah kecil tanpa harus menguras saldo rekening.
Membantu Atur Keuangan Harian
Bagi mahasiswa yang hidup dengan anggaran terbatas, ATM dengan pecahan kecil memberikan fleksibilitas dalam mengatur pengeluaran.
Dengan menarik uang Rp10.000 atau Rp20.000, mahasiswa dapat menyesuaikan kebutuhan harian tanpa harus membawa uang tunai dalam jumlah besar.
Nominal kecil ini biasanya digunakan untuk berbagai kebutuhan sederhana seperti membeli makanan di kantin kampus, membayar parkir, hingga ongkos transportasi umum.
Meski demikian, masyarakat tetap diingatkan untuk berhati-hati saat bertransaksi di ATM dengan menjaga kerahasiaan PIN dan memastikan kondisi sekitar aman.
Dengan semakin banyaknya ATM pecahan kecil di sekitar kawasan kampus, mahasiswa kini memiliki cara praktis untuk mengatur keuangan sehari-hari tanpa harus khawatir saldo rekening cepat terkuras. (opy)
