Sidak DPR di Pasar Bogor, BPOM Uji Sampel Makanan Jelang Lebaran
Komisi IX DPR RI melakukan sidak keamanan pangan di Pasar Jambu Dua Bogor. BPOM mengambil 10 sampel makanan untuk diuji, sementara harga bahan pokok masih relatif stabil menjelang Lebaran.

HALLONEWS.ID – Inspeksi mendadak (sidak) keamanan pangan dilakukan Komisi IX DPR RI di Pasar Jambu Dua, Kota Bogor, untuk memastikan kualitas makanan yang beredar menjelang Idulfitri tetap aman bagi masyarakat.
Dalam sidak tersebut, tim dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) langsung mengambil sejumlah sampel makanan untuk diuji di laboratorium.
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Yahya Zaini mengatakan pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan keamanan pangan di pasar tradisional maupun modern.
“Terkait kondisi Pasar Jambu Dua ini, pasar ini merupakan pasar modern. Tingkat keamanan pangannya terjamin, bersih, aman, dan sehat,” ujar Yahya saat kunjungan kerja, Rabu (11/3/2026).
Ia berharap hasil pengujian BPOM tetap menunjukkan tidak adanya bahan berbahaya dalam produk pangan yang dijual di pasar tersebut.
“Dua tahun lalu kami datang ke sini, hasil pemeriksaan BPOM menunjukkan nol temuan. Mudah-mudahan hasil pemeriksaan hari ini juga demikian,” katanya.
BPOM Ambil 10 Sampel Makanan
Kepala BPOM Bogor Jeffeta Pradeko Putra mengatakan pihaknya telah mengambil 10 sampel makanan dari berbagai pedagang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di laboratorium.
Sampel tersebut antara lain ikan asin, mi, kerupuk, tahu, dan sejumlah produk pangan lainnya.
“Kami sudah mengambil 10 sampel makanan. Karena ini masih uji praduga, maka akan dibawa ke laboratorium terlebih dahulu untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.
Selain sidak, BPOM juga secara rutin melakukan pengawasan terhadap produksi dan distribusi pangan serta memberikan edukasi kepada masyarakat terkait keamanan pangan.
Harga Bahan Pokok Masih Stabil
Selain mengecek keamanan pangan, DPR juga memantau kondisi harga bahan pokok di pasar menjelang Ramadan dan Lebaran.
Menurut Yahya Zaini, harga bahan pangan di Pasar Jambu Dua hingga saat ini masih relatif stabil.
“Untuk harga yang dijual pedagang belum ada kenaikan, walaupun biasanya menjelang Idulfitri selalu ada kenaikan sekitar lima hingga 10 persen,” jelasnya.
Bogor Punya Satgas Keamanan Pangan
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengatakan keberhasilan menjaga keamanan pangan di wilayahnya tidak terlepas dari kerja sama berbagai pihak melalui Satgas Keamanan Pangan.
Menurutnya, satgas tersebut melibatkan sejumlah lembaga seperti BPOM, kepolisian, BPJS Kesehatan, hingga Kementerian Kesehatan.
“Dengan adanya tim ini, ketika ada temuan atau laporan dari masyarakat dapat langsung ditindaklanjuti,” kata Dedie.
Ia menegaskan pengawasan pangan akan terus dilakukan untuk memastikan masyarakat mendapatkan makanan yang aman dan berkualitas, terutama menjelang periode konsumsi tinggi seperti Ramadan dan Lebaran. (opy)
