Tangis Permintaan Maaf Warnai Mediasi Warga Kadu Agung dan ITB di Tangerang

Suasana haru mewarnai pertemuan mediasi antara warga Kadu Agung dan kelompok ITB di Tigaraksa, Banten.

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:03 WIB
Tangis Permintaan Maaf Warnai Mediasi Warga Kadu Agung dan ITB di Tangerang
Usai Ketegangan Memanas, Warga dan ITB Sepakat Akhiri Konflik Lewat Musyawarah. (Pemkab Tangerang for Hallonews).

HALLONEWS.ID – Pertemuan mediasi antara warga Kadu Agung dan kelompok Ikatan Timur Bersatu (ITB) berlangsung hangat dan penuh nuansa kekeluargaan.

Kedua pihak akhirnya sepakat mengakhiri ketegangan dan menjaga situasi Tigaraksa tetap aman serta kondusif.

Perwakilan ITB, Dance, menyampaikan apresiasi kepada Bupati dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang dan Forkopimda yang telah membuka ruang dialog bagi kedua belah pihak.

Ia menegaskan bahwa pihaknya lebih mengutamakan penyelesaian damai dibanding memperpanjang persoalan di tengah masyarakat.

“Kami ingin situasi tetap aman dan tidak ada lagi kesalahpahaman antarwarga. Kami juga meminta maaf atas semua yang terjadi,” ujar Dance pada Selasa (19/5/2026).

Sementara itu, perwakilan warga Kadu Agung, Khusnul Firdaus, menuturkan bahwa aspirasi yang sebelumnya disampaikan merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitar.

Meski demikian, ia sepakat bahwa persoalan tersebut tidak boleh berkembang menjadi konflik berkepanjangan.

“Kami hanya ingin menjaga lingkungan tetap tertib. Tetapi kami juga ingin semua diselesaikan dengan bijak dan damai,” kata Khusnul.

Di akhir pertemuan, kedua pihak saling berjabat tangan dan berkomitmen memperkuat komunikasi bersama pemerintah daerah maupun aparat keamanan.

Mediasi yang difasilitasi Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid itu menjadi langkah penting untuk menjaga persatuan masyarakat sekaligus meredam potensi konflik sosial di wilayah Tigaraksa. (fer)