Tragis! Ibu dan Anak Tewas Tertabrak KA Pandalungan di Tambun Selatan Bekasi

Seorang ibu dan anak tewas tertabrak KA Pandalungan saat menyeberangi rel di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Keduanya diduga tak sempat menghindari laju kereta.

Senin, 20 Juli 2026 - 11:31 WIB
Tragis! Ibu dan Anak Tewas Tertabrak KA Pandalungan di Tambun Selatan Bekasi
Petugas mengevakuasi jenazah seorang ibu dan anak yang tewas tertabrak kereta api di Kampung Mekarsari, Desa Mekarsari, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. (Foto: Polsek Tambun for Hallonews)

HALLONEWS.ID – Kecelakaan maut terjadi di jalur rel kereta api di Kampung Mekarsari, Desa Mekarsari, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Minggu (19/7) pukul 21.40 WIB. Seorang ibu berinisial Y (32) bersama anaknya, FS (6) tewas tertabrak KA Pandalungan relasi Surabaya-Gambir.

Peristiwa nahas itu terjadi ketika kedua korban diduga hendak menyeberangi rel dengan berjalan kaki dari Kampung Kedung Gede menuju Kampung Kobak. Saat itu, KA Pandalungan melintas di jalur KM 32+100.

Kepala Seksi Humas Polres Metro Bekasi AKP Aliyani mengatakan, berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kedua korban sebenarnya telah diperingatkan karena kereta api akan melintas dari arah timur.

“Saksi sempat mengingatkan kepada kedua korban untuk berhati-hati karena dari arah timur akan melintas kereta api,” kata Aliyani, Senin (20/7/2026).

Namun, peringatan tersebut diduga tidak sempat direspons oleh korban. Keduanya tidak berhasil menghindari laju kereta hingga akhirnya tertabrak. ”Korban tertemper KA Pandalungan di KM 32+100 dan meninggal dunia di lokasi kejadian,” ucapnya.

Laporan mengenai insiden itu diterima kepolisian sekitar pukul 21.50 WIB. Petugas Polsek Tambun Selatan kemudian mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 22.15 WIB.

Selain mengamankan lokasi, polisi juga meminta keterangan dari sejumlah saksi yang berada di sekitar tempat kejadian untuk mengetahui secara pasti kronologi kecelakaan tersebut.

Jenazah kedua korban selanjutnya dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Polisi menyatakan penyelidikan masih dilakukan guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang menyebabkan ibu dan anak tersebut tertabrak kereta api.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan saat melintasi jalur rel kereta api. Masyarakat diimbau selalu memastikan kondisi jalur benar-benar aman sebelum menyeberang serta mematuhi setiap peringatan dari petugas di sekitar perlintasan. (dul)