Volume Sampah di Kota Bogor Naik 20 Persen saat Lebaran, DLH Siagakan Ratusan Petugas
Volume sampah di Kota Bogor meningkat 20 persen selama libur Lebaran 2026. DLH mengerahkan ratusan petugas kebersihan untuk mengantisipasi lonjakan sampah di kawasan wisata dan permukiman.

HALLONEWS.ID – Volume sampah di Kota Bogor meningkat sekitar 20 persen selama momen libur Lebaran 2026. Peningkatan ini dipicu tingginya mobilitas masyarakat, terutama di kawasan wisata, pusat kuliner, dan permukiman warga.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor, Denni Wismanto, mengatakan kenaikan volume sampah didominasi oleh sampah rumah tangga yang meningkat seiring pola konsumsi masyarakat selama libur Lebaran.
“Sampah rumah tangga naik 20 persen. Mungkin karena konsumtif dan aktivitas di objek wisata, makanya sampahnya naik,” ujar Denni Wismanto, Senin (23/3/2026).
Sejumlah titik keramaian menjadi penyumbang utama peningkatan volume sampah, di antaranya kawasan kuliner Suryakencana, Kebun Raya Bogor, serta kawasan Alun-Alun Kota Bogor yang dipadati wisatawan dari dalam maupun luar kota selama libur Lebaran.
Selain kawasan wisata, peningkatan volume sampah juga terjadi di lingkungan permukiman warga. DLH mencatat banyak Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di sejumlah wilayah sudah dalam kondisi penuh meskipun sebagian warga sedang mudik ke kampung halaman.
“TPS-TPS lingkungan banyak yang penuh, meskipun sebagian warga sedang mudik,” jelasnya.
Sebagai langkah antisipasi, DLH Kota Bogor mengerahkan mayoritas petugas kebersihan atau pasukan kuning untuk tetap bertugas selama libur Lebaran. Sekitar 800 dari total 1.000 petugas dikerahkan secara bergantian dengan sistem shift guna memastikan kebersihan kota tetap terjaga.
“Kami atur sistem shift agar pelayanan tetap berjalan optimal selama libur Lebaran,” tambah Denni.
DLH juga mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tetap menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan, demi menjaga kenyamanan dan kebersihan Kota Bogor selama masa liburan Lebaran. (opy)
