270 Murid Diungsikan Usai Atap SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Ambruk, Pramono Angkat Bicara
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan persoalan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 segera dituntaskan. Meski gedung sekolah rusak berat, Pemprov DKI menjamin seluruh siswa tetap memperoleh layanan pendidikan yang aman dan berkualitas.

HALLONEWS.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan proses pendidikan bagi seluruh siswa SDN Kebayoran Lama Selatan 09 tetap berlangsung tanpa hambatan, meski gedung sekolah tengah dipersiapkan untuk dibangun kembali akibat mengalami kerusakan berat.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan pemerintah daerah telah memberikan perhatian serius terhadap persoalan tersebut dan berkomitmen mempercepat penyelesaiannya.
“Saya sudah menerima laporan dari jajaran terkait. Masalah ini menjadi perhatian khusus dan akan segera kami tuntaskan,” ujar Pramono di Jakarta, Selasa (21/7/2026).
Menurutnya, kerusakan pada sekolah tersebut terjadi setelah sebagian konstruksi atap bangunan ambruk pada November 2024.
Berdasarkan hasil pemeriksaan teknis Suku Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan, kondisi bangunan dinyatakan mengalami kerusakan berat sehingga tidak lagi aman digunakan sebagai tempat kegiatan belajar mengajar.
“Demi menjamin keselamatan seluruh warga sekolah, gedung SDN Kebayoran Lama Selatan 09 dikosongkan sejak 27 November 2024 dan area sekolah langsung diamankan untuk menghindari risiko yang lebih besar,” kata Pramono.
Lanjutnya, sebagai solusi sementara, sebanyak 270 murid dipindahkan ke SDN Kebayoran Lama Selatan 11 yang berada di lokasi berdekatan.
“Seluruh kegiatan belajar mengajar kini dilaksanakan dengan sistem dua shift agar seluruh peserta didik tetap mendapatkan hak pendidikan secara maksimal,” jelasnya.
Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana menegaskan keselamatan siswa menjadi prioritas utama, namun pemerintah juga memastikan kualitas pembelajaran tidak mengalami penurunan.
Menurutnya, meski jadwal belajar mengalami penyesuaian, seluruh proses pendidikan tetap mengacu pada kurikulum nasional dan didampingi oleh guru serta tenaga kependidikan sebagaimana mestinya.
“Kami memastikan tidak ada satu pun peserta didik yang kehilangan hak untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas selama proses pembangunan sekolah dipersiapkan,” ucap Nahdiana.
Nahdiana menjelaskan, pembangunan kembali SDN Kebayoran Lama Selatan 09 saat ini telah memasuki tahap penyusunan Detail Engineering Design (DED) sebagai fondasi teknis sebelum pekerjaan konstruksi dimulai.
“Proyek pembangunan kembali sekolah tersebut tetap menjadi salah satu prioritas Pemprov DKI Jakarta dan akan kembali diusulkan dalam Tahun Anggaran 2027 agar siswa dapat kembali belajar di gedung yang lebih aman, nyaman, dan memenuhi standar pendidikan,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta Marulina Dewi menegaskan pemerintah daerah akan terus menjaga keterbukaan informasi kepada masyarakat selama proses pembangunan berlangsung.
Marulina mengatakan, Pemprov DKI juga mengapresiasi perhatian dan masukan masyarakat terhadap kondisi sekolah tersebut.
Menurutnya, partisipasi publik menjadi bagian penting dalam mendorong peningkatan kualitas pelayanan pemerintah.
Pemprov DKI memastikan seluruh tahapan pembangunan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 akan terus dikawal hingga selesai.
“Di saat yang sama, pemerintah menjamin seluruh siswa tetap memperoleh layanan pendidikan yang aman, berkualitas, dan berkelanjutan sampai gedung sekolah baru siap digunakan kembali,” pungkasnya. (fer)
