Bertahun-tahun Rusak Parah Dibiarkan, Warga: Pak KDM Kapan Jalan Cikarang-Cibarusah Diperbaiki

Jalan KH Ma’mun Nawawi di Bekasi rusak parah bertahun-tahun. Di bawah kewenangan Pemprov Jabar ruas strategis ini penuh lubang, debu, dan genangan memicu kemacetan hingga kecelakaan.

Kamis, 19 Februari 2026 - 10:23 WIB
Bertahun-tahun Rusak Parah Dibiarkan, Warga: Pak KDM Kapan Jalan Cikarang-Cibarusah Diperbaiki
Salah satu titik jalan rusak di Kampung Pasirkonci, Desa Pasirsari, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi. Foto/Hallonews

HALLONEWS.ID – Jalan KH Ma’mun Nawawi di Kabupaten Bekasi kian memprihatinkan. Bertahun-tahun berada dalam kondisi rusak, jalan kewenangan Pemprov Jabar itu kini dipenuhi lubang dan genangan yang memicu kemacetan serta meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

Pantauan Hallonews di lapangan menunjukkan kerusakan parah terjadi di sejumlah titik. Di Kampung Pasirkonci, Desa Pasirsari, Cikarang Selatan, tepat setelah turunan flyover Pasirkonci, permukaan beton jalan nyaris lenyap, menyisakan tanah bercampur pasir.

Saat kemarau, debu tebal mengepul dan mengganggu jarak pandang pengendara. Ketika hujan, lubang-lubang itu berubah menyerupai kubangan yang menjebak kendaraan. Tak jauh dari lokasi tersebut, di bundaran bawah flyover Tegal Gede, kondisi jalan tak kalah rusak.

Beton terbelah, lubang menganga, dan kendaraan terpaksa melambat. Pada jam sibuk pagi dan sore, titik ini menjadi simpul kemacetan. Saat malam hari, minimnya penerangan membuat lubang jalan semakin berbahaya.

“Pak KDM kapan jalan ini dibenerin. Katanya ini jalan provinsi, bukan kabupaten. Jadi kalau Jalan Kalimalang dibenerin, yang ini enggak. Maunya ya dibenerin juga,” ujar Dimas (38), warga Cikarang Selatan, Kamis (19/2/2026).

Keluhan serupa datang dari warga Serangbaru. Di sekitar pertigaan Kampung Randu, Desa Sukasari, kerusakan jalan disebut kerap memicu kecelakaan. Ikbal (37) mengaku sudah tiga kali menyaksikan insiden kecelakaan di lokasi itu.

“Pernah lihat motor jatuh ngindarin lubang, terus datang kontainer. Saya lihat sendiri. Kejadian kayak gitu sampai tiga kali. Ini memang bahaya banget,” kata Ikbal.

Jalan KH Ma’mun Nawawi sebelumnya dikenal Jalan Cikarang-Cibarusah merupakan jalur vital di selatan Bekasi. Ruas sepanjang 26 kilometer ini menghubungkan kawasan permukiman dengan pusat industri, dilalui ribuan kendaraan setiap hari, termasuk truk-truk besar pengangkut barang.

Pada 2023, jalan ini sempat diperluas sepanjang 2,3 kilometer di wilayah Cikarang Selatan. Namun, minimnya pemeliharaan membuat kondisi jalan kembali memburuk. Ironisnya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi hanya diam melihat kondisi tersebut.

Camat Cikarang Selatan Muhammad Said mengakui kerusakan jalan provinsi tersebut menjadi keluhan utama warga. Namun, ia menegaskan kewenangan perbaikan berada di tangan pemerintah provinsi.

“Keluhan sudah banyak masuk. Tapi sejauh ini belum ada langkah konkret perbaikan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” kata Said.

Said berharap Pemprov Jabar segera mengambil langkah strategis, terlebih jalan tersebut diproyeksikan menjadi salah satu jalur mudik Lebaran 2026. “Ini sangat mengganggu kelancaran lalu lintas. Harapannya segera ada pembenahan,” katanya.

Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menyatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemprov Jawa Barat untuk mendorong percepatan perbaikan. “Kita akan komunikasi dengan Jabar. Enggak mungkin semua kita yang perbaiki karena anggaran juga terbatas,” kata Asep. (dul)