Polda Metro Limpahkan Kasus Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus ke Puspom TNI

Polda Metro Jaya menyatakan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus dilimpahkan ke Puspom TNI setelah ditemukan keterlibatan anggota TNI.

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:26 WIB
Polda Metro Limpahkan Kasus Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus ke Puspom TNI
Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin saat Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Komisi III DPR dan kuasa hukum Andrie Yunus di Gedung DPR. Foto: Tangkapan layar YouTube DPR for Hallonews

HALLONEWS.ID – Polda Metro Jaya menyatakan akan melimpahkan kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus ke Puspom TNI.

Pernyataan tersebut disampaikan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin saat Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Komisi III DPR serta kuasa hukum Andrie Yunus di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (31/3/2026).

“Perkenankan kami menyampaikan perkembangan hasil penyelidikan yang kami lakukan terkait dengan suatu peristiwa hukum yang terjadi dan menimpa Saudara Andrie Yunus,” ucap Iman.

Ia mengaku pihaknya telah melakukan penyelidikan sejak menerima laporan penyiraman air keras terhadap Andrie.

“Dari hasil penyelidikan tersebut, setelah kami menemukan fakta-fakta dari hasil penyelidikan tersebut, kemudian saat ini dapat kami laporkan kepada pimpinan bahwa permasalahan tersebut sudah kami limpahkan ke Puspom TNI,” tutur Iman.

Kondisi Terkini Andrie Yunus

Di kesempatan yang sama, Ketua Badan Pengurus KontraS, Indria Fernida, dalam paparannya menjelaskan kondisi terkini Andrie Yunus yang masih menjalani perawatan intensif.

“Sudah lebih dari dua minggu, kondisinya masih di high care unit, perawatannya melekat dan intensif untuk mata dan luka bakar. Tidak bisa dijenguk oleh siapa pun kecuali keluarga dan Dimas karena juga kekhawatiran untuk infeksi dan hal yang lainnya,” ucap Indria.

“Tapi ini juga menunjukkan bahwa kondisinya sangat tidak baik-baik saja, meskipun kelihatannya di luar tak ada informasi yang lebih jelas ya. Dan kami masih melihat bahwa situasi ini menjadi perhatian dari negara,” tambahnya.

Kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS tersebut menjadi perhatian publik dan DPR, yang menyatakan akan terus mengawal proses hukum hingga tuntas. (agn)