BMKG Prediksi El Niño Muncul Juni 2026, Cuaca Bogor Berpotensi Lebih Panas dan Kering

BMKG memprediksi El Niño lemah mulai Juni 2026, berpotensi menurunkan curah hujan dan meningkatkan suhu di Bogor.

Kamis, 23 April 2026 - 22:00 WIB
BMKG Prediksi El Niño Muncul Juni 2026, Cuaca Bogor Berpotensi Lebih Panas dan Kering
Musim kemarau di Bogor berpotensi dipengaruhi El Niño mulai pertengahan 2026. Foto: Instagram/@bmkg for Hallonews

HALLONEWS.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi adanya potensi perubahan pola cuaca di wilayah Bogor seiring kemungkinan munculnya fenomena El Niño pada pertengahan tahun 2026.

Prakiraan tersebut disampaikan berdasarkan analisis kondisi iklim global yang saat ini masih berada pada fase netral, namun mulai menunjukkan kecenderungan menuju El Niño dengan intensitas lemah hingga sedang sekitar Juni 2026.

Prakirawan BMKG Jawa Barat wilayah Bogor, Intan Sakti Auladiah, menjelaskan bahwa karakteristik iklim Bogor berbeda dengan wilayah lain di Indonesia.

“Wilayah Bogor termasuk tipe satu musim, sehingga sepanjang tahun masih berpotensi terjadi hujan. Secara klimatologis, perbedaan musim tidak terlalu jelas,” ujarnya pada Kamis (23/4/2026).

Ia menjelaskan, fenomena El Niño terjadi akibat pemanasan suhu permukaan laut di kawasan Pasifik tengah dan timur yang berdampak pada perubahan sirkulasi atmosfer global.

Menurutnya, kondisi tersebut umumnya menyebabkan penurunan curah hujan di sejumlah wilayah Indonesia.

“Dampaknya di Bogor bisa berupa penurunan intensitas hujan, peningkatan suhu udara, serta kondisi yang lebih kering, meskipun hujan masih berpotensi terjadi,” jelasnya.

Meski demikian, karakter wilayah Bogor yang memiliki kelembapan tinggi sepanjang tahun membuat dampak El Niño tidak selalu terasa ekstrem.

Secara klimatologis, Bogor dikenal sebagai daerah dengan curah hujan tinggi sehingga perbedaan antara musim hujan dan kemarau tidak terlalu kontras.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap memantau informasi resmi terkait perkembangan cuaca dan iklim serta tidak mudah terpengaruh informasi yang tidak memiliki dasar ilmiah.

Fenomena El Niño yang diperkirakan muncul pada pertengahan 2026 ini dinilai masih berada dalam kategori ringan hingga sedang, dengan dampak yang relatif moderat di wilayah Bogor. (opy)