BGN Ultimatum SPPG, Program Gizi 3B Wajib Dipercepat atau Disuspend

BGN meminta seluruh SPPG meningkatkan penerima manfaat ibu hamil, ibu menyusui, dan balita dalam dua minggu untuk mempercepat penurunan stunting nasional.

Senin, 11 Mei 2026 - 21:45 WIB
BGN Ultimatum SPPG, Program Gizi 3B Wajib Dipercepat atau Disuspend
Waka BGN Bidang Komunikasi dan Investigasi, Nanik S Deyang Publik dan Investigasi, meminta seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) meningkatkan jumlah penerima manfaat kategori 3B. (BGN for Hallonews)

HALLONEWS.ID – Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang meminta seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) meningkatkan jumlah penerima manfaat kategori ibu hamil, ibu menyusui, dan balita atau kelompok 3B dalam dua minggu ke depan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat perbaikan gizi masyarakat sekaligus menekan angka stunting melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Sekarang sampai dua minggu ke depan, seluruh SPPG harus punya penerima manfaat 3B. Saat ini capaian kita baru sekitar 9 juta, sementara data dari Kementerian Kesehatan mencapai 22 juta sampai 26 juta,” ujar Nanik di Jakarta, Senin (11/5/2026).

Menurut Nanik, capaian penerima manfaat program gizi saat ini masih jauh dari target nasional sehingga Badan Gizi Nasional perlu melakukan penajaman fokus program agar intervensi lebih tepat sasaran kepada kelompok prioritas.

Karena itu, seluruh SPPG diminta aktif melakukan pendataan dan mengoptimalkan layanan di wilayah masing-masing guna memperluas cakupan penerima manfaat kategori 3B dalam waktu singkat.

Ia menilai percepatan layanan pemenuhan gizi menjadi langkah penting untuk mendukung pemerataan akses gizi bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan yang membutuhkan perhatian khusus.

Nanik juga menegaskan pemerintah akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program di lapangan. SPPG yang dinilai belum mampu memenuhi target penerima manfaat 3B terancam dikenakan penghentian operasional sementara atau suspend.

“Kalau penerima manfaat 3B di SPPG masih sedikit, maka SPPG akan di-suspend,” tegasnya.

Kebijakan tersebut diterapkan agar seluruh pelaksana program tetap fokus pada tujuan utama pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat serta menurunkan prevalensi stunting nasional. (agn)