Ketua DPRD DKI Ungkap Prioritas 100 Hari Pertama, Ekonomi dan SDM Jadi Fokus
Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin menegaskan pentingnya terobosan pendanaan kreatif untuk menjaga pembangunan tetap berjalan di tengah tekanan fiskal dan defisit APBD.

HALLONEWS.ID – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Suhud Alynudin berjanji untuk melanjutkan fondasi pembangunan yang telah dibangun pada periode kepemimpinan sebelumnya.
Namun di tengah tantangan ekonomi dan tekanan fiskal yang dihadapi Jakarta, ia menilai diperlukan langkah-langkah baru yang lebih inovatif.
“Salah satu tantangan terbesar saat ini adalah menjaga keberlanjutan pembangunan ketika kondisi keuangan daerah menghadapi keterbatasan,” ujarnya kepada wartawan, Senin (8/6/2026).
“Karena itu, DPRD bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mencari berbagai sumber pembiayaan alternatif yang dapat memperkuat kapasitas fiskal daerah,” imbuhnya.
Ia menjelaskan bahwa Jakarta tidak bisa hanya bergantung pada pola pendanaan konvensional.
Dibutuhkan pendekatan creative financing agar berbagai program pembangunan strategis tetap berjalan tanpa mengganggu stabilitas keuangan daerah.
“Kolaborasi antara legislatif dan eksekutif menjadi kunci dalam menghadapi situasi ekonomi yang tidak mudah,” ujar Suhud.
Menurutnya, tujuan akhir dari seluruh kebijakan tersebut adalah memastikan kesejahteraan masyarakat tetap meningkat, ekonomi terus bergerak, serta kualitas hidup warga Jakarta semakin baik di masa mendatang.
Ia optimistis Jakarta memiliki banyak potensi yang belum dimanfaatkan secara maksimal dan dapat menjadi sumber pendapatan baru untuk mendukung pembangunan kota secara berkelanjutan.
“Dengan kerja sama yang kuat, berbagai hambatan dapat diubah menjadi peluang untuk memperkuat daya saing Jakarta,” pungkasnya. (fer)
