Usai JPO Dibongkar, Arus Lalu Lintas di Jalan Kapten Tendean Kembali Normal

Pembongkaran JPO di Jalan Kapten Tendean, sebelumnya sempat mengganggu arus lalu lintas di salah satu ruas jalan utama Jakarta Selatan selama proses evakuasi dan pembongkaran berlangsung.

Selasa, 14 Juli 2026 - 23:17 WIB
Usai JPO Dibongkar, Arus Lalu Lintas di Jalan Kapten Tendean Kembali Normal
Usai proses pembongkaran selesai, arus lalu lintas di Jalan Kapten Tendean kembali dibuka normal ke dua arah. (foto: IG)

HALLONEWS.ID – Pembongkaran Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, yang rusak parah setelah ditabrak truk pengangkut alat berat akhirnya rampung, Selasa (14/7/2026) malam.

Usai proses pembongkaran selesai, arus lalu lintas di Jalan Kapten Tendean kembali dibuka normal ke dua arah.

Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan, Rifki Rismal, mengatakan hasil asesmen menunjukkan JPO mengalami kerusakan berat pada bagian pondasi tiang sehingga pembongkaran menjadi satu-satunya langkah yang harus dilakukan demi keselamatan pengguna jalan.

“Pembongkaran dilakukan setelah jam sibuk dengan pengaturan lalu lintas bersama Dinas Perhubungan dan Kepolisian,” ujarnya di lokasi.

Petugas menyelesaikan pembongkaran sekitar pukul 21.45 WIB. Selanjutnya, puing-puing sisa konstruksi JPO diangkut menggunakan sejumlah truk milik Dinas Bina Marga DKI Jakarta.

Tak lama setelah proses pembersihan selesai, kendaraan yang sebelumnya tertahan mulai melintas. Jalan Kapten Tendean resmi kembali dibuka sekitar pukul 21.65 WIB.

lalin tendean 3
Usai proses pembongkaran selesai, arus lalu lintas di Jalan Kapten Tendean kembali dibuka normal ke dua arah.
(foto: IG)

Arus lalu lintas dari arah Tendean menuju Pancoran terpantau lancar. Sementara kendaraan menuju Blok M masih mengalami kepadatan ringan akibat sejumlah truk pengangkut material pembongkaran masih berada di sekitar lokasi.

Sebelumnya, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta memberlakukan rekayasa lalu lintas dengan menerjunkan 30 personel di empat titik pengaturan, yakni di lokasi kejadian, Underpass Mampang, Flyover Mampang, dan Simpang Pasar Santa, guna mengurai kepadatan selama proses evakuasi dan pembongkaran berlangsung.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Mujiyanto memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

“Dalam peristiwa tersebut nihil korban jiwa. Selama proses evakuasi dan pembongkaran berlangsung, pengalihan arus lalu lintas dilakukan agar penanganan berjalan aman,” katanya.

Diketahui, insiden terjadi pada Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 00.30 WIB ketika sebuah truk pengangkut alat berat gagal melintas dan menghantam bagian bawah JPO di Jalan Kapten Tendean. Benturan keras mengakibatkan struktur jembatan mengalami kerusakan parah hingga nyaris roboh dan tidak lagi aman digunakan oleh pejalan kaki. (iin)