Bekasi Siaga Banjir! Kiriman Air Bogor Picu Genangan di Tujuh Lokasi
Banjir melanda sejumlah wilayah Kota Bekasi akibat kiriman air dari Bogor. BPBD mencatat tujuh titik terendam dengan ketinggian air bervariasi hingga 180 cm.

ALLONEWS.ID – Banjir kembali melanda sejumlah wilayah di Kota Bekasi setelah debit air di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kali Bekasi meningkat tajam akibat kiriman air dari Kabupaten Bogor, Rabu (11/2) malam.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat sedikitnya tujuh titik permukiman terendam dengan ketinggian air bervariasi. Tingginya muka air Kali Bekasi dilaporkan sempat mencapai level kritis atau top levelhingga 650 sentimeter.
Pelaksana Tugas Kepala BPBD Kota Bekasi Iman Setia Gunawan mengatakan genangan terjadi terutama di wilayah yang berada di sepanjang bantaran sungai dan kawasan dataran rendah.
“Lokasi terdampak merupakan kawasan DAS atau wilayah yang berdekatan langsung dengan aliran Kali Bekasi,” kata Iman dalam keterangan tertulis, Kamis (12/2).
Ia menyebut secara umum kondisi banjir mulai menunjukkan tren penurunan, meski petugas gabungan masih disiagakan untuk memantau kondisi lapangan dan membantu warga terdampak.
“Petugas tetap bersiaga mengantisipasi kemungkinan kenaikan debit air susulan,” katanya.
BPBD juga mengimbau warga tetap waspada, mengikuti arahan petugas di lapangan, dan segera melapor jika terjadi kondisi darurat.
Sejumlah wilayah terdampak banjir antara lain Kampung Lengkak, Perumahan Pondok Mitra Lestari, Gang Mawar di Kelurahan Margahayu, Kampung Lebak di Teluk Pucung, Jalan Veteran di Margajaya, serta kawasan Mayor Oking dan Jalan Mawar Raya di Bekasi Timur.
Di Kampung Lengkak, air mulai masuk ke permukiman sejak pukul 00.12 WIB dan sempat mencapai ketinggian sekitar 60 sentimeter. Sementara di Gang Mawar, ketinggian air dilaporkan bervariasi hingga mencapai 170 sentimeter di titik terdalam.
Di Kampung Lebak, Bekasi Utara, sekitar 70 warga dilaporkan mengungsi, terdiri dari lansia, ibu-ibu, dan anak-anak. Ketinggian air di wilayah ini berkisar 30 hingga 180 sentimeter. Sebagian wilayah dilaporkan mulai surut, meski sejumlah warga masih bertahan di lokasi. (dul)
