Dewan Ingin CSR Perusahaan Besar Lebih Berpihak kepada Warga Jakarta
DPRD DKI Jakarta membuka peluang memperluas pembahasan CSR ke perusahaan BUMN dan swasta agar manfaatnya lebih besar bagi warga ibu kota.

HALLONEWS.ID – Panitia Khusus Corporate Social Responsibility (CSR) /Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta membuka peluang memperluas pembahasan program tanggung jawab sosial hingga ke perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan sektor swasta.
Ketua Pansus CSR DPRD DKI Jakarta, Ghozi Zulazmi, mengatakan langkah itu akan dilakukan setelah pembahasan terkait CSR BUMD selesai dirumuskan.
“Banyak perusahaan besar menjalankan aktivitas usaha di luar Jakarta tetapi memiliki kantor pusat di ibu kota,” ujarnya pada Minggu (24/5/2026).
Menurutnya, kondisi tersebut dinilai membuka peluang besar agar kontribusi CSR perusahaan juga dapat dirasakan masyarakat Jakarta.
“Kami ingin melihat potensi CSR yang lebih luas untuk kepentingan warga Jakarta,” katanya.
Politikus PKS itupun menjelaskan DPRD akan mempelajari praktik CSR di BUMN sebagai bahan pembanding sebelum memperluas pembahasan ke sektor swasta.
“Selain itu, perusahaan-perusahaan yang memiliki keterkaitan ekonomi dengan Jakarta juga berpotensi diundang untuk membahas kontribusi sosial mereka,” tutur Ghozi.
Ghozi berharap langkah tersebut dapat memperbesar potensi bantuan CSR sehingga lebih tepat sasaran dan mampu membantu menyelesaikan berbagai persoalan warga ibu kota.
“Sinergi antara pemerintah, BUMD, BUMN, dan sektor swasta sangat dibutuhkan agar manfaat CSR benar-benar terasa di tengah masyarakat,” pungkasnya. (fer)
