Masih Ada Ribuan KK Tanpa Septic Tank Layak, DPRD Desak CSR BUMD Bergerak
DPRD DKI Jakarta meminta program CSR BUMD yang bersifat seremonial dialihkan untuk menangani persoalan sampah dan sanitasi warga.

HALLONEWS.ID – Wakil Ketua Pansus Corporate Social Responsibility (CSR) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, August Hamonangan, meminta program CSR BUMD tidak lagi hanya berisi kegiatan seremonial tanpa dampak nyata bagi masyarakat.
“Dana CSR seharusnya diarahkan untuk membantu menyelesaikan persoalan mendesak yang masih dihadapi warga Jakarta, terutama masalah sampah dan sanitasi lingkungan,” ujarnya pada Minggu (24/5/2026).
Ia mengungkapkan hingga kini masih ada sekitar 3.000 kepala keluarga di Jakarta yang belum memiliki septic tank higienis.
“Ini persoalan nyata yang langsung berkaitan dengan kesehatan warga,” tegas August.
Menurut dia, kondisi tersebut seharusnya menjadi perhatian serius perusahaan daerah agar CSR benar-benar hadir memberikan solusi cepat bagi masyarakat.
“Perubahan alokasi anggaran CSR di bawah 10 persen sebenarnya dapat diputuskan melalui rapat dewan komisaris tanpa harus menunggu RUPS,” ucapnya.
Karena itu, ia menilai tidak ada alasan bagi perusahaan untuk menunda pengalihan program CSR ke sektor yang lebih dibutuhkan masyarakat.
“DPRD berharap program CSR BUMD ke depan lebih menyentuh kebutuhan dasar warga dibanding sekadar kegiatan simbolis yang dampaknya kurang terasa,” katanya. (fer)
