CSR BUMD Dinilai Salah Sasaran, DPRD Minta Diprioritaskan untuk Warga Jakarta

DPRD DKI Jakarta meminta dana CSR BUMD diprioritaskan untuk penanganan sampah dan kebutuhan warga ibu kota, bukan program di luar Jakarta.

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:30 WIB
CSR BUMD Dinilai Salah Sasaran, DPRD Minta Diprioritaskan untuk Warga Jakarta
Hallonews/Feris Pakpahan Foto: Ketua Pansus CSR DPRD DKI Jakarta, Ghozi Zulazmi.

HALLONEWS.ID – Ketua Pansus Corporate Social Responsibility (CSR) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Ghozi Zulazmi, mendorong dana CSR milik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) lebih difokuskan untuk menyelesaikan persoalan mendesak warga Jakarta.

Menurut Ghozi, masih banyak kebutuhan masyarakat ibu kota yang membutuhkan dukungan nyata, mulai dari persoalan sampah hingga sektor pendidikan dan sosial.

Ia menilai penyaluran CSR selama ini belum sepenuhnya berpihak kepada kepentingan warga Jakarta. Bahkan, pihaknya menemukan adanya program CSR BUMD yang justru disalurkan ke luar daerah.

“BUMD menggunakan modal dari APBD DKI Jakarta, sehingga manfaat CSR seharusnya lebih dulu dirasakan warga Jakarta,” ujarnya pada Minggu (24/5/2026).

Legislator Fraksi PKS itu menegaskan penanganan sampah harus menjadi salah satu prioritas utama penggunaan dana CSR karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat setiap hari.

Selain itu, kata dia, Pansus CSR DPRD DKI Jakarta juga meminta seluruh laporan penyaluran CSR dibuat lebih rinci agar fungsi pengawasan dapat berjalan maksimal.

“Laporan harus memuat lokasi program, penerima manfaat, hingga nominal bantuan yang disalurkan secara jelas dan transparan,” katanya.

“Kami berharap penyaluran CSR ke depan tidak lagi sekadar formalitas, tetapi benar-benar menjadi solusi nyata bagi persoalan warga ibu kota,” tambahnya. (fer)