Kejagung: Motor Listrik hingga Tablet Jadi Sorotan, Dugaan Mark Up MBG Diusut
Kejagung mengusut dugaan mark up dalam pengadaan motor listrik, tablet, televisi, dan sepatu pada Program Makan Bergizi Gratis yang bernilai triliunan rupiah.

HALLONEWS.ID – Pelaksana Harian (Plh) Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung) Mochamad Jeffry mengatakan Tim penyidik menyoroti sejumlah pengadaan barang dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga tidak sesuai kebutuhan dan mengandung unsur pembengkakan harga.
“Salah satu pengadaan yang menjadi perhatian adalah motor listrik dengan jumlah lebih dari 21 ribu unit dan nilai kontrak melampaui Rp1 triliun,” ujarnya pada Rabu (3/6/2026).
Lanjutnya, selain itu, penyidik juga mendalami pengadaan puluhan ribu tablet, ribuan televisi berukuran besar, serta pengadaan sepatu yang diduga tidak sesuai ketentuan.
“Penyusunan kebutuhan pengadaan diduga tidak berdasarkan kondisi riil di lapangan,” katanya.
“Bahkan terdapat dugaan intervensi terhadap proses perencanaan yang seharusnya dilakukan secara independen,” imbuhnya.
Ia menambahkan, lraktik tersebut diduga menyebabkan pemborosan anggaran dan berpotensi mengurangi efektivitas pelaksanaan Program MBG.
“Penyidikan kini terus dikembangkan untuk menghitung secara menyeluruh nilai kerugian negara yang timbul akibat dugaan penyimpangan tersebut,” pungkasnya. (fer)
