Kirab Budaya Tatar Sunda Timbulkan Kemacetan Panjang, Jalur Batutulis-Suryakencana Ditutup Total

Kirab Budaya Tatar Sunda 2026 di Bogor memicu kemacetan panjang setelah jalur Batutulis-Suryakencana ditutup total selama prosesi berlangsung

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:00 WIB
Kirab Budaya Tatar Sunda Timbulkan Kemacetan Panjang, Jalur Batutulis-Suryakencana Ditutup Total
Kirab Budaya Sunda picu kepadatan lalulintas di Kota Bogor, Jumat (8/5/2026) malam. Foto: Hallonews/Yopy

HALLONEWS.ID – Bogor dilanda kemacetan panjang saat Kirab Budaya Tatar Sunda berlangsung pada Jumat (8/5/2026) sore hingga malam hari.

Kepadatan kendaraan terjadi di sejumlah ruas jalan setelah jalur utama yang dilalui peserta kirab ditutup total untuk umum.

Penutupan dilakukan sepanjang rute kirab mulai dari kawasan Museum Pajajaran Batutulis hingga kawasan Suryakencana.

Akibat pengalihan arus tersebut, antrean kendaraan mengular di beberapa titik, terutama di Jalan Otto Iskandar Dinata menuju Jalan Juanda.

Kawasan Suryakencana menjadi salah satu titik utama kegiatan kirab budaya. Sejak Jumat sore, ruas jalan di kawasan tersebut telah ditutup total untuk mendukung kelancaran acara.

Di sepanjang jalur itu juga dipasang karpet merah, mulai dari gapura Vihara Dhanagun hingga area sekitar Bank Mega.

Kepadatan lalu lintas semakin meningkat saat acara mendekati akhir karena banyak warga dan kendaraan berkumpul di pusat kota.

KBO Satlantas Polresta Bogor Kota, Iptu Lukito, mengatakan pengalihan arus dilakukan untuk memperlancar jalannya kirab budaya Sunda.

Menurut dia, kondisi lalu lintas pada siang hingga sore hari masih relatif normal. Namun memasuki malam hari dan menjelang acara selesai, volume kendaraan mulai meningkat signifikan.

“Rute kirab dari Museum Pajajaran Batutulis hingga titik akhir di samping Vihara Dhanagun memiliki panjang sekitar 3,2 kilometer,” ujarnya.

Untuk mengamankan kegiatan budaya tersebut, Polresta Bogor Kota menerjunkan ratusan personel gabungan di sejumlah titik pengamanan.

Sebanyak sekitar 250 personel disiagakan selama acara berlangsung, termasuk 85 personel khusus pengaturan lalu lintas.

Polisi juga melakukan sterilisasi jalur mulai pukul 18.00 WIB. Penutupan total diterapkan di ruas Jalan Suryakencana hingga Batutulis ketika rombongan kirab mulai bergerak.

Meski menyebabkan kepadatan lalu lintas, Kirab Budaya Tatar Sunda tetap mendapat sambutan meriah dari masyarakat.

Warga memadati sejumlah titik jalan untuk menyaksikan prosesi budaya yang menjadi bagian dari rangkaian Milangkala Tatar Sunda 2026 tersebut.

Kirab ini tidak hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga simbol pelestarian budaya dan sejarah Sunda yang terus dijaga hingga kini. (opy)