Peserta Festival Tembus 1.200 Orang, Jakarta Semakin Dekat Jadi Kota Budaya Dunia
Wagub Rano menyebut budaya, kreativitas, dan olahraga menjadi jalan baru menghadapi tantangan ekonomi global. Jakarta pun tengah menyiapkan agenda internasional menuju usia ke-500 tahun.

HALLONEWS.ID – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno mengatakan semangat kolaborasi budaya semakin terasa di Jakarta.
Menurutnya, jumlah peserta dalam kegiatan seni tahun ini melonjak signifikan hingga mencapai sekitar 1.200 orang, jauh lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya yang berada di angka lebih dari 800 peserta.
“Peningkatan tersebut menunjukkan besarnya minat masyarakat terhadap seni dan budaya sebagai ruang ekspresi sekaligus pemersatu berbagai bangsa,” ujar Rano pada Sabtu (30/5/2026).
Ia menekankan, hampir 80 sanggar seni turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
“Menariknya, partisipasi internasional juga mulai terlihat dengan hadirnya peserta dari Korea Selatan yang ikut memperkuat nuansa pertukaran budaya,” katanya.
Menurut Rano, perkembangan tersebut menjadi sinyal positif bahwa seni tari kini telah menjadi bahasa universal yang mampu menghubungkan masyarakat dunia tanpa sekat.
Rmtak hanya itu, di tengah tantangan ekonomi global yang belum sepenuhnya pulih, ia menilai pemerintah perlu menghadirkan terobosan baru melalui konsep pembiayaan kreatif yang tidak hanya bertumpu pada sektor ekonomi konvensional.
“Budaya, kreativitas, dan olahraga dinilai memiliki potensi besar untuk menciptakan nilai tambah sekaligus menggerakkan aktivitas masyarakat,” tuturnya.
“Jangan sampai kita terjebak oleh pesimisme akibat situasi global. Kita harus menciptakan peluang dari kekuatan yang kita miliki,” tambah Rano.
Sebagai bagian dari visi tersebut, Pemprov DKI Jakarta sedang menyusun berbagai agenda berskala internasional menjelang perayaan 500 tahun Jakarta pada 2027.
Perayaan bersejarah itu dirancang menjadi momentum besar yang menghadirkan lebih banyak negara, komunitas budaya, serta perwakilan dari berbagai kawasan dunia.
“Jakarta ingin menegaskan diri sebagai kota global yang tidak hanya unggul dalam pembangunan dan ekonomi, tetapi juga menjadi pusat pertemuan budaya yang dihormati di tingkat internasional,” tukas Rano. (fer)
