Buka Puasa dengan Insan Pers, Kapolri Tegaskan Transparansi dan Respons Cepat Terhadap Aspirasi Publik

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berbagi takjil dan buka puasa bersama insan pers di Mabes Polri. Ia menegaskan suara media adalah suara publik dan kunci menjaga stabilitas nasional.

Rabu, 25 Februari 2026 - 22:07 WIB
Buka Puasa dengan Insan Pers, Kapolri Tegaskan Transparansi dan Respons Cepat Terhadap Aspirasi Publik
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di acara pembagian takjil bersama jurnalis di depan Mabes Polri, Rabu (25/2/2026). Hallonews

HALLONEWS.ID – Momentum Ramadan 1447 H dimanfaatkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mempererat hubungan dengan insan pers.

Kapolri menggelar kegiatan berbagi takjil hingga buka puasa bersama jurnalis di Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia, Rabu (25/2/2026).

Kegiatan diawali dengan pembagian takjil kepada 0masyarakat yang melintas di depan Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan.

Kapolri bersama Pejabat Utama Polri dan para wartawan turun langsung menyapa pengendara, ojek online, hingga warga sekitar.

Suasana hangat dan penuh kebersamaan terlihat saat bingkisan berbuka dibagikan menjelang waktu magrib.

Dalam sambutannya saat buka puasa bersama di Gedung Rupatama, Kapolri menegaskan pentingnya peran media bagi institusi Polri.

“Media bukan sekadar penyampai informasi, tetapi representasi suara masyarakat” katanya.

Dia menyebut setiap kritik dan aspirasi yang disuarakan media menjadi pengingat bagi Polri untuk bergerak cepat merespons harapan publik.

Kapolri juga menyampaikan apresiasi kepada para jurnalis yang selama ini konsisten menyampaikan informasi kepada masyarakat secara luas.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri turut menyoroti pesatnya perkembangan teknologi informasi, termasuk kemajuan kecerdasan buatan (AI) dan fenomena deepfake.

“Misinformasi dan disinformasi kini menjadi tantangan nyata, baik di tingkat global maupun dalam kehidupan sehari-hari di dalam negeri,” ungkapnya.

Karena itu, Sigit berharap media tetap menjadi garda terdepan dalam menghadirkan informasi yang akurat, jujur, dan dapat dipercaya.

Menurutnya, stabilitas keamanan nasional juga dipengaruhi oleh kualitas informasi yang beredar di ruang publik.

Kapolri menutup kegiatan dengan menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah berbagai tantangan, baik keamanan, sosial, maupun perkembangan teknologi.

Silaturahmi Ramadan ini diharapkan menjadi simbol kolaborasi berkelanjutan antara Polri dan media dalam menjaga kondusivitas serta kepercayaan masyarakat. (min)