Aliran Sungai Cibanten Tertutup Sampah, Ancaman Banjir Kembali Mengintai Warga Unyur

Tumpukan sampah yang menyumbat aliran Sungai Cibanten di Kelurahan Unyur, Kota Serang, memicu kekhawatiran warga. Kondisi ini dinilai berpotensi meningkatkan risiko banjir dan mengganggu ekosistem sungai jika tidak segera ditangani.

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:30 WIB
Aliran Sungai Cibanten Tertutup Sampah, Ancaman Banjir Kembali Mengintai Warga Unyur
Tumpukan sampah yang menyumbat aliran Sungai Cibanten di Kelurahan Unyur, Kota Serang, memicu kekhawatiran warga. Kondisi ini dinilai berpotensi meningkatkan risiko banjir dan mengganggu ekosistem sungai jika tidak segera ditangani. (HalloNews/Mahesa).

HALLONEWS.ID – Kondisi Sungai Cibanten di wilayah Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang, Kota Serang, kembali memprihatinkan. Tumpukan sampah yang mengapung dan menumpuk di badan sungai dilaporkan menghambat aliran air dalam beberapa hari terakhir.

Pantauan di lokasi menunjukkan berbagai jenis sampah, mulai dari limbah rumah tangga, styrofoam, bambu hingga potongan kayu, menumpuk dan membentuk sumbatan yang menutupi sebagian besar aliran sungai. Akibatnya, arus air menjadi tidak lancar dan berdampak pada berkurangnya debit air di bagian hilir.

Komunitas Peduli Sungai Banten yang melakukan pemantauan menemukan adanya batang pohon yang melintang di tengah sungai. Kondisi tersebut diduga menjadi titik penahan sampah yang terbawa arus sehingga terus menumpuk dan membentuk hambatan besar.

Ketua Komunitas Peduli Sungai Banten, Lulu Jamaludin, mengatakan penanganan tumpukan sampah saat ini membutuhkan keterlibatan pemerintah karena volumenya cukup besar dan sulit ditangani secara swadaya oleh komunitas.

Menurutnya, keterlambatan penanganan dapat menimbulkan berbagai dampak lingkungan, termasuk meningkatnya potensi banjir saat hujan deras serta menurunnya kualitas perairan sungai.

Selain itu, keberadaan sampah yang menumpuk juga memengaruhi habitat biota air. Saat pemantauan berlangsung, ditemukan sejumlah ikan yang bertahan hidup di sela-sela tumpukan sampah yang mengendap di aliran sungai.

Peristiwa penumpukan sampah di Sungai Cibanten bukanlah kejadian baru. Namun kondisi kali ini dinilai cukup serius karena hampir menutup aliran sungai dalam waktu relatif singkat. Situasi tersebut kembali menyoroti persoalan pengelolaan sampah serta rendahnya kesadaran sebagian masyarakat yang masih membuang sampah ke sungai.

Warga berharap Pemerintah Kota Serang bersama Pemerintah Provinsi Banten segera melakukan pembersihan dan penanganan menyeluruh agar aliran Sungai Cibanten kembali normal serta tidak menimbulkan dampak yang lebih besar bagi masyarakat di sekitar bantaran sungai.(esa)