Ribuan Karyawan Astra Diajak Tinggalkan Kendaraan Pribadi, Ini Alasannya

Gubernur Pramono Anung menyambut dukungan Astra dalam kampanye transportasi umum. Ribuan karyawan diajak beralih ke MRT dan Transjakarta demi Jakarta yang lebih hijau.

Jumat, 5 Juni 2026 - 23:00 WIB
Ribuan Karyawan Astra Diajak Tinggalkan Kendaraan Pribadi, Ini Alasannya
Gubernur Pramono Anung dan Presiden Direktur PT Astra International Tbk Rudy Chen dalam konferensi pers di Gedung Astra, Jakarta Selatan. Foto: Hallonews/Feris Pakpahan

HALLONEWS.ID – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengajak jajaran pegawai Astra dalam menggunakan transportasi umum untuk aktivitas sehari-hari.

Menurut Pramono, perusahaan yang telah hadir hampir tujuh dekade di Indonesia itu memiliki pengaruh besar dalam membangun budaya mobilitas yang lebih modern dan ramah lingkungan.

Dengan jumlah karyawan yang mencapai ratusan ribu orang, ia meyakini perubahan kebiasaan yang dimulai dari lingkungan Astra dapat memberikan dampak nyata terhadap pengurangan kemacetan Jakarta.

“Banyak warga yang belum merasakan langsung kenyamanan transportasi umum di Jakarta,” ujarnya pada Jumat (5/6/2026).

“Padahal saat ini layanan publik sudah jauh lebih aman, nyaman, inklusif, serta memberikan perhatian khusus bagi perempuan maupun penyandang disabilitas,” tambahnya.

Sementara itu, Presiden Direktur PT Astra International Tbk Rudy Chen mengatakan kampanye tersebut merupakan bentuk dukungan Astra terhadap visi Jakarta sebagai kota global yang hijau, inklusif, dan berkelanjutan.

Pada tahap awal, lebih dari 900 karyawan Astra dari berbagai lokasi kerja diajak menggunakan MRT dan Transjakarta untuk perjalanan menuju maupun pulang dari kantor.

“Melalui langkah tersebut, Astra berharap dapat menjadi bagian dari perubahan budaya transportasi yang lebih modern sekaligus mendukung upaya pemerintah mengurangi kepadatan lalu lintas di ibu kota,” jelasnya. (fer)