Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Polisi Periksa Dua Saksi Dilokasi Kejadian
Aktivis KontraS Andrie Yunus menjadi korban penyiraman air keras di kawasan Senen, Jakarta. Polisi telah memeriksa dua saksi dan masih memburu pelaku.

HALLONEWS.ID – Polri masih terus menyelidiki kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus.
Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Senen, Jakarta, dan diduga dilakukan oleh orang tak dikenal.
Korban saat ini masih menjalani perawatan medis akibat luka bakar yang dialaminya setelah disiram cairan berbahaya oleh pelaku.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan kondisi korban masih dalam penanganan tim medis. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban mengalami luka bakar cukup serius.
Menurutnya, luka bakar yang dialami korban mencapai sekitar 24 persen sehingga membutuhkan perawatan intensif.
“Piihak kepolisian telah mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna mengungkap pelaku di balik peristiwa tersebut,” kata Budi.
Dia menjelaskan hingga saat ini penyidik sudah memeriksa dua orang saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Kedua saksi tersebut diketahui merupakan warga setempat yang melihat atau mengetahui peristiwa penyiraman air keras tersebut.
“Keterangan para saksi saat ini masih didalami oleh penyidik untuk membantu mengungkap kronologi kejadian serta mengidentifikasi pelaku yang diduga melarikan diri setelah melakukan aksinya,” ujarnya.
Polisi juga terus mengumpulkan bukti dan informasi tambahan guna mempercepat proses penyelidikan. Aparat memastikan akan menelusuri berbagai petunjuk yang ada agar pelaku dapat segera ditangkap.
Kasus penyiraman air keras terhadap aktivis HAM ini mendapat perhatian publik, sementara aparat kepolisian menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas peristiwa tersebut. (min)
